Pemkot Surabaya Bakal Ubah 'Wajah' Kawasan Jalan Karet, Bangkitkan Potensi Wisata Kota Lama

Di tahun 2019 mendatang, Pemkot Surabaya bakal mencoba menata kawasan Surabaya Utara, termasuk kawasan Jalan Karet, untuk dijadikan kawasan heritage.

Pemkot Surabaya Bakal Ubah 'Wajah' Kawasan Jalan Karet, Bangkitkan Potensi Wisata Kota Lama
SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Kepala Bappeko Surabaya, Eri Cahyadi 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya untuk menata kawasan untuk membangkitkan pariwisata baru, di antaranya kawasan Jalan Karet.

Di tahun 2019 mendatang, Pemkot Surabaya bakal mencoba menata kawasan Surabaya Utara untuk dijadikan kawasan heritage dengan mengandalkan wisata perahu.

Kepala Bappeko Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, Kota Pahlawan tidak memiliki potensi untuk wisata alam seperti pegunungan, air terjun, ataupun wisata alam lainnya.

Namun, Surabaya memiliki sungai Kalimas dan juga kota lama pecinan dan kampung arab di wilayah Surabaya utara.

Potensi itu yang coba dimaksimalkan untuk bisa dijadikan gravitasi baru untuk menarik wisatawan.

"Kita ingin membangkitkan lagi wisata kota lama dengan memanfaatkan jalur kalimas. Khususnya di kawasan Jalan Karet, Jalan Panggung, sehingga tahun depan ingin kita tata itu," kata Eri, Selasa (27/11/2018).

3 Langkah Kurangi Sampah ala Komunitas Waste Recyling Project Surabaya

Kawasan tersebut rencananya akan dibuat seperti pasar malam, Yang menyediakan kuliner, aneka hiburan, kesenian, dan juga penampilan-penampilang yang menghibur.

Kawasan jalan lama tersebut akan dicat ulang sesuai tema yang akan dibuat pemkot.

Tidak hanya itu, ruko yang ada akan dipasangi canopi dan disediakan meja-meja untuk kongkow di malam hari.

Sehingga di malam hari penampilannya akan diubah menjadi tempat wisata.

"Sehingga nanti di situ akan dihidupkan perekonomian. Nah dengan jalan apa, kita inginnya dengan jalan posisinya ada kesenian di sana. Ada ekonominya. Istilahnya komunitasnya dikembangkan nanti disana untuk menghidupkan kawasan kota lama," tegas Eri.

Kasus Dugaan Korupsi Dispora Gresik 3 Bulan Bergulir, Kejari akan Segera Tetapkan Tersangka

Saat ini perencanaan untuk anggaran di tahun 2019 sedang dibahas.

Setidaknya ada anggaran Rp 30 miliar untuk pengembangan wisata itu, Yang nantinya akan digunakan untuk pengadaan perahu, pengecatan, dan juga membuat jalanan kota lama menjadi satu tema wisata.

"Tapi tengah kita usahakan pengecatannya bisa pakai CSR. Nanti anggarannya akan digunakan untuk pengerjaan bangunan  disana. Dan juga pemberian payung (kanopi). Insya Allah 2019 harus jadi," pungkas Eri. (fz/fatimatuz zahroh)

Jawaban Djadjang Nurdjaman Soal Keinginan Andik Vermansyah Kembali ke Persebaya Surabaya

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Ani Susanti
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved