Rumah Politik Jatim

9 Fraksi di DPRD Kompak Setujui APBD Jatim 2019 Sebesar Rp 33,4 Triliun, Ini Rincian Peruntukannya

Sembilan Fraksi di DPRD Kompak Setujui APBD Jatim 2019 Sebesar Rp 33,4 Triliun, Ini Rincian Peruntukannya.

9 Fraksi di DPRD Kompak Setujui APBD Jatim 2019 Sebesar Rp 33,4 Triliun, Ini Rincian Peruntukannya
TRIBUNJATIM/IST
Gubernur Jatim Soekarwo saat menandatangi Raperda APBD Provinsi Jatim Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp 33,41 triliun, di sidang paripurna DPRD Jatim, Rabu (28/11/2018) disaksikan para pimpinan Dewan. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - DPRD Jatim akhirnya menerima dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jatim Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp 33,41 triliun.

Persetujuan disampaikan secara kompak sembilan fraksi di DPRD Jatim, melalui pandangan umum fraksi di sidang paripurna, Rabu (28/11/2018) di Gedung Indrapura, Surabaya. 

Gubernur Jatim Soekarwo mengatakan, dari total APBD Pemprov Jatim 2019 sebesar Rp 33,41 triliun, peruntukannya untuk mendukung program prioritas Pemrov Jatim ke depan.

Kecewa Kontraktor dan Uang Rp 610 Juta Tak Terbayar, Pemodal Bongkar Proyek Gedung SDN di Sidarjo

Menurut Pakde Karwo, fokus pemerintah kedepan akan mengarah pada pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Lebih konkret, hal ini menyangkut empat bidang pelayanan dasar yang menjadi urusan wajib.

Yakni, pendidikan, kesehatan, ketentraman dan ketertiban (trantib), dan pembangunan sosial. "Dari empat hal ini, yang menjadi basisnya adalah pendidikan dan kesehatan," tegasnya, ditemui seusai Sidang Paripurna DPRD Jatim.

Hal itu menjadi prioritas pemerintah kedepan sebagai bentuk antisipasi beberapa potensi masalah kedepan. Di antaranya untuk mengantisipasi menyongsong bonus demografi.

Digelar di Surabaya, Tunangan Pasangan Crazy Rich Surabayan Jusup-Clarissa Habiskan Biaya Miliaran

Yang mana, untuk usia 15-64 tahun akan mencapai 69,70 persen. Menurut Pakde Karwo, menyongsong bonus demografi, pemerintah harus menyiapkan kualitas SDM yang mumpuni.

"Kalau SDM-nya tidak baik, maka akan menjadi bencana bukan bonus. Maka kemudian, SDM-nya harus baik melalui pendidikan yang baik," tandas Gubernur Jatim dua periode ini.

Pakde Karwo menilai pertumbuhan populasi usia produktif yang menurun akan mengakibatkan basis pendapatan perkapita melandai.

"Pendapatan perkapita di 2019, mungkin akan sekitar 4100 USD dengan kurs dolar Rp14.500 perdolar. Kalau ingin bertambah, SDM akan menjadi acuan," katanya.

Program Bantuan Pangan Non Tunai di Jombang Beri Paket Telur Busuk, DPRD Tuding Ada Permainan

Halaman
123
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Mujib Anwar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved