Berduaan di Kamar Kost, 8 Pasangan Bukan Suami Istri Diciduk Satpol PP Tuban

Hasilnya, petugas mendapati delapan pasangan yang diketahui bukan suami istri berada dalam satu kamar kost berbeda.

Berduaan di Kamar Kost, 8 Pasangan Bukan Suami Istri Diciduk Satpol PP Tuban
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM
Sejumlah pasangan bukan suami istri dibawa ke kantor Satpol PP Tuban untuk didata, Rabu (28/11/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Petugas Satpol PP Tuban melakukan razia ketertiban di sejumlah kost yang berada di kecamatan Tuban Kota, Rabu (28/11/2018).

Hasilnya, petugas mendapati delapan pasangan yang diketahui bukan suami istri berada dalam satu kamar kost berbeda.

Kepala Satpol PP Tuban, Heri Muharwanto mengatakan, razia dilakukan untuk menjaga ketertiban lingkungan masyarakat setempat.

Pasangan bukan suami istri tersebut diamankan di beberapa lokasi kost yang ada di kawasan kota.

Irfan Jaya Mengaku Sudah Lama Tahu Keinginan Andik Vermansyah Kembali ke Persebaya Surabaya

"8 pasangan bukan suami istri diamankan, karena tidak bisa menunjukkan surat nikah," ujar Heri Muharwanto.

Dia menjelaskan, pasangan yang diamankan merupakan penghuni dari empat kost.

Di jalan Teuku Umar, Kelurahan Perbon, petugas mengamankan sebanyak empat orang pasangan yang sedang berduaan di kamar.

Kemudian di tempat kost yang juga berada di Kelurahan Perbon, petugas mengamankan satu pasangan.

Kali Pertama Datang ke Indonesia, Warga Negara Malaysia Dibekuk BNNP Jatim di Bandara Juanda

Dari kost Dukuhan Perbon Selatan, petugas juga mengamankan satu pasangan warga Malang yang berpasangan dengan warga Pasuruan.

"Ada yang mengaku sudah nikah siri, tapi tidak bisa menunjukkan surat. Rata-rata orang Tuban Bojonegoro, ada orang Malang dan Pasuruan," terangnya.

Heri Muharwanto melanjutkan, di tempat kost terakhir yang berada di Dukuhan Utara, Kelurahan Perbon, petugas menemukan adanya satu kamar yang digunakan untuk dua remaja dan satu gadis yang masih pelajar.

Gunakan Atribut TNI, 4 Pengendara di Mojokerto Ditertibkan Pomdam V/ Brawijaya pada Operasi Gaktib

Di kamar lain, petugas juga mengamankan satu pasangan bukan suami istri yang merupakan warga Malang.

"Semua kita amankan, kita bina dan diminta buat surat pernyataan diketahui lurah maupun camat setempat. Kita juga minta pemilik kos selektif dan ikut mengawasi penghuni," pungkasnya.

Pengadilan Agama Kota Malang Sosialisasi Penggunaan e-Court, Ini Manfaat dan Keunggulannya

Penulis: M Sudarsono
Editor: Ayu Mufihdah KS
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved