Pakai Kain Stagen, Warga Negara Malaysia Selundupkan Ratusan Gram Sabu ke Indonesia

Warga negara Malaysia itu kedapatan menyelundupkan sabu dengan mengikatnya menggunakan kain panjang dan dililitkan di tubuhnya.

Pakai Kain Stagen, Warga Negara Malaysia Selundupkan Ratusan Gram Sabu ke Indonesia
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Barang bukti penyelundupan narkoba oleh warga negara Malaysia di Terminal 2 Bandara Juanda. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Penyelundupan narkotika jenis sabu oleh Cheah Koon Loong (42) di terminal 2 Bandara Juanda, Surabaya, berhasil digagalkan petugas BNNP Jatim.

Warga negara Malaysia itu kedapatan menyelundupkan sabu dengan mengikatnya menggunakan kain panjang dan dililitkan di tubuhnya.

Ia melilitkan sabu seberat 535 gram yang terbungkus dua plastik menggunakan kain panjang berwarna peach.

"Istilah kami itu modus body wrapping jadi pelaku menempelkan barang bukti, direkatkan ke badan dan diikat pakai kain ini," kata Kabid Pemberantasan BNNP Jatim, AKBP Wisnu Chandra di Kantor BNNP Jatim, Rabu (28/11/2018).

Berduaan di Kamar Kost, 8 Pasangan Bukan Suami Istri Diciduk Satpol PP Tuban

"Kalau orang Jawa menyebut kain stagen dengan harapan tidak diketahui petugas," sambung dia.

Upaya  Cheah Koon Loong untuk selundupkan sabu itu gagal saat pemeriksaan badan di terminal 2 Bandara Juanda.

Saat diperiksa, barang bukti dua bungkus kristal putih itu merekat di tubuhnya, yang ia kira modus tersebut dapat lolos dari pemeriksaan petugas.

Dari tangan tersangka, petugas BNNP Jatim menyita sabu seberat 535 gram terbungkus dua plastik, paspor, kartu identitas, dan tiket pesawat.

Irfan Jaya Mengaku Sudah Lama Tahu Keinginan Andik Vermansyah Kembali ke Persebaya Surabaya

Terkait barang bukti yang ditemukan, petugas BNNP Jatim masih mendalami jalur distribusi barang yang dibawa oleh warga negara Malaysia tersebut.

"Dia lebih spesifik jadi direct tidak mengunakan kurir atau perantara yang berasal dari Indonesia tapi langsung Malaysia. Karena ketika menggunakan WNI banyak tertangkap maka dia coba dengan WNA," jelas AKBP Wisnu Chandra.

Sampai saat ini, BNNP Jatim masih mendalami kasus tersebut guna mengungkap jaringan lain.

"Untuk jaringan masih kami dalami," imbuh AKBP Wisnu Chandra.

Kali Pertama Datang ke Indonesia, Warga Negara Malaysia Dibekuk BNNP Jatim di Bandara Juanda

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Ayu Mufihdah KS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved