Pemkot Batu Godok Perwali Sampai ke Mendagri, Penggunaan Anggaran Dana Desa Diharapkan Tepat Sasaran

Pengelolaan keuangan itu juga mengatur tentang bagaimana mengatur penggunaan anggaran Pemkot Batu dan Anggaran Dana Desa (ADD).

Penulis: Sany Eka Putri | Editor: Ani Susanti
SURYA/SANY EKA PUTRI
Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Batu, Abu Sufyan.  

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Pemkot Batu menggodok Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang pengelolaan keuangan 2019.

Pengelolaan keuangan itu juga mengatur tentang bagaimana mengatur penggunaan anggaran Pemkot Batu dan Anggaran Dana Desa (ADD).

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Abu Sufyan mengatakan, Perwali itu nantinya akan dikirim ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Abu mengatakan Perwali itu penting, agar penggunaan ADD dan anggaran lainnya tidak saling tumpang tindih.

"Ini satu-satunya Perwali yang sampai ke Kemendagri. Agar di tahun 2019 ini pengelolaan anggaran di desa bisa tepat sasaran," kata Abu, Rabu (28/11).

Kabar Putri Jackie Chan yang Pernah Hidup Miskin, Nikahi Pacar Sejenisnya Tanpa Restu Orang Tua

Dikatakannya selama ini masih belum ada peraturan yang mengatur tentang hal tersebut, sehingga penggunaan anggaran belum 100 persen baik.

Oleh karena itu diharapkan tahun 2019 setiap desa bahkan Pemkot Batu bisa memilah anggaran sesuai peruntukan.

Dibawanya Perwali ini nanti ke Kemendagri untuk menyesuaikan dengan peraturan di atasnya, mengingat dana desa adalah anggaran yang diberikan oleh pusat. 

Ia memberikan contoh semisal penggunaan anggaran infrastruktur.

Apakah itu menggunakan anggaran pemkot atau desa, masih belum diatur dengan jelas.

"Jika terjadi seperti itu, kami sepakati dengan setiap desa, jika jalan kampung, maka menggunakan anggaran desa. Dan jika jalan umum walau ada dj desa, menggunakan anggaran Pemkot. Nah ke depannya, agar jelas, kami berharap tahun 2019 sudah ada regulasinya," imbuhnya.

BREAKING NEWS: Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Wonokromo Surabaya, Polisi Lakukan Pencarian

Apalagi, lanjutnya, itu adalah anggaran dari pusat harus bisa digunakan sesuai sasaran.

Anggaran dari pusat itu adalah dana desa.

Seperti yang diketahui anggaran dana desa tahun 2018 untuk 19 desa di Batu totalnya sebesar Rp 21 miliar. Dengan rincian Kecamatan Batu, Desa Sumberejo Rp 926 juta, Desa Oro-Oro Ombo Rp 1,3 miliar, Desa Sidomulyo Rp 1 miliar, Desa Pesanggrahan Rp 1,1 miliar.

Kecamatan Bumiaji, Desa Punten Rp 858 juta, Desa Gunungsari Rp 1,4 miliar, Desa Tulungrejo Rp 1,3 miliar, Desa Sumbergondo Rp 1 miliar, Desa Pandanrejo Rp 1 miliar, Desa Bumiaji Rp 1 miliar, Desa Giripurno Rp 1,6 miliar, Desa Bulukerto Rp 1,1 miliar, Desa Sumber Brantas 1 miliar.

Kecamatan Junrejo, Desa Beji Rp 977 juta, Desa Junrejo Rp 1,1 miliar, Desa Tlekung Rp 931 juta, Desa Mojorejo Rp 890 juta, Desa Pendem Rp 1,1 miliar, Desa Torongrejo Rp 1 miliar. (Sun) 

Pondok Pesantren 4 Lantai di Gresik Runtuh, Dua Rumah Tertimpa Bangunan Ponpes

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved