Ditjen Gakkum LHK Sita 40 Kontainer Berisi Kayu Ilegal dari Papua Barat di Surabaya

Sebanyak 40 kontainer berisi kayu ilegal dari Sorong, Papua Barat disita Ditjen Gakkum KLHK wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabalnusra).

Ditjen Gakkum LHK Sita 40 Kontainer Berisi Kayu Ilegal dari Papua Barat di Surabaya
ISTIMEWA
Petugas Ditjen Gakkum LHK menujukan barang bukti kayu illegal dari Sorong, Papua Barat. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sebanyak 40 kontainer berisi kayu ilegal dari Sorong, Papua Barat disita Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Ditjen Gakkum LHK) wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabalnusra).

Kasus tersebut terbongkar setelah pihak Ditjen Gakkum LHK dan Detasemen Intelijen Koarmada II menggerebek dua industri diduga kuat penadah kayu-kayu ilegal dari Papua Barat.

"Hasil temuan tim kami melakukan investigasi mulai dari Sorong sampai dengan Tanjung Perak Surabaya. Ada 40 kontainer berisi kayu tidak dilengkapi dokumen yang sah atau ilegal," kata Direktur Jenderal Penegakan Hukum KLHK, Rasio Ridho Sani di Depo SPIL Tanjung Perak Surabaya, Kamis (6/12/2018).

Didatangi Front Nas, Kontras Surabaya Beri Klarifikasi: Cuma Fasilitasi Tempat Konferensi Pers AMP

Dari penyelidikan petugas, kayu-kayu tersebut dikirim menggunakan Kapal Hijau Jelita dari Sorong, Papua dengan tujuan Tanjung Perak, Surabaya.

Kapal bermuatan 300 kontainer itu membawa 40 kontainer kayu.

Tiap kontainer berisi 16 kubik kayu yang telah terpotong gergaji.

"Pengirimannya dari Sorong (25/11/2018) dan sampai di Surabaya (1/12/2018)," ujar Rasio Ridho.

Pengakuan Yusuf, Mahasiswa Surabaya yang Paksa Pacar Video Call Tanpa Busana & Sebar Foto ke Medsos

Selama satu minggu pengintaian, operasi pengamanan hutan gabungan di Pelabuhan Berlin, Tanjung Perak, Surabaya membuahkan hasil.

Petugas membuntuti beberapa kontainer berisi kayu tersebut dibawa ke perusahaan di antaranya tiga kontainer di PT SUAI di Gersik dan tiga kontainer di CV MAR di Pasuruan.

Sementara sisanya masih diamankan di Depo SPIL Tanjung Perak.

"Kami sudah pasangi garis polisi, itu kayu merbau, dengan macam-macam ukuran gergajian. Sisanya 34 kontainer kami amankan disini (Depo SPIL Tanjung Perak)," tambah Rasio.

Playboy Kampus di Surabaya Dibekuk Polisi, Paksa 6 Pacar Video Call Tanpa Busana & Ancam Sebar Foto

Rasio menuturkan, pihaknya masih mengembangkan pelaku dari kasus tersebut dengan melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait kasus tersebut.

Rasio melanjutkan, pihaknya sudah memeriksa dua perusahaan yang diduga kuat sebagai penampungan kayu ilegal tersebut.

"Kami akan mengembangkan bagaimana jaringan ini bekerja. Kami tidak bisa menyebutkan berapa orang karena terus bertambah jumlahnya," pungkasnya.

WNA Australia Terlibat Aksi Aliansi Mahasiswa Papua di Surabaya Sudah Dipulangkan

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved