Integrasikan Destinasi Wisata Malang Raya, KEK Singosari Targetkan 1 Juta Wisman Setiap Tahunnya

Kami ingin benar-benar memanfaatkan potensi yang ada dengan satu integrasi tersebut yang nantinya diharapkan akan memberikan dampak ekonomi yang besar

Integrasikan Destinasi Wisata Malang Raya, KEK Singosari Targetkan 1 Juta Wisman Setiap Tahunnya
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Replika Rumah Adat Jaman Singosari yang Ada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK Singosari) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singosari terus digeber demi meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara dan nusantara ke Jawa Timur, terutama Malang Raya.

Mengintegrasikan ekonomi digital, ekonomi kreatif, dan ekonomi tourism, Kriswidyat Praswanto, GM PT Inteligensia Grahatama selaku pengembang KEK Singosari, optimis nantinya KEK Singosari akan mampu mendatangkan 1 juta wisatawan asing setiap tahunnya.

"Satu hal yang menjadi daya tarik kami adalah culture heritage identity, karena pusat kerajaan di Jawa itu ada di Singosari yang mengawalinya dan Singosari punya kebesaran nama di jamannya," kata Kris, sapaan akrab Kriswidyat Praswanto, Sabtu (6/12/2018).

Namun kebesaran peninggalan sejarah tersebut menurut Kris tidak akan bisa dipasarkan jika tidak dikemas dengan pariwisata.

Untuk itulah, demi menarik wisatawan, KEK Singosari mengintegrasikan potensi destinasi wisata di Malang Raya, baik itu di Kabupaten Malang, Kota Malang, Kota Batu, bahkan Kabupaten Malang bagian selatan dengan mengembangkan Singosari Integrated Tourism Center (SITC).

"Kami ingin benar-benar memanfaatkan potensi yang ada dengan satu integrasi tersebut yang nantinya diharapkan akan memberikan dampak ekonomi yang besar baik bagi Malang Raya maupun Jatim," lanjutnya.

Untuk mewujudkan hal itu, KEK Singosari pun bekerjasama dengan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Nusa Dua, Bali agar memberi masukan untuk pengembangan SITC tersebut.

"Kami sudah tanda tangan MOU dengan ITDC pada tahun 2015 agar bisa sama-sama memberikan masukan antara ITDC dengan SITC," lanjut Kris.

Kris menjelaskan alasan KEK Singosari memilih ITDC sebagai rekan kerja karena KEK Singosari memandang ITDC berhasil mengembangkan Nusa Dua yang dulunya hanya tanah kapur kosong, kemudian berubah menjadi destinasi wisata yang mempunyai nilai tinggi.

"Saat ini ITDC juga dipercaya untuk mengembangkan Mandalika, Lombok untuk menjadi destinasi wisata internasional," pungkasnya.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved