Breaking News:

Selama Tahun 2018, Kejati Jatim Tangani 100 Perkara Korupsi dan Selamatkan Aset Negara Rp 200 Miliar

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mencatat menangani 100 perkara korupsi selama tahun 2018.

Penulis: Samsul Arifin | Editor: Ani Susanti
Ilustrasi korupsi 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mencatat menangani 100 perkara korupsi selama tahun 2018.

Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari berbagai Kejaksaan Negeri (Kejari) di Jawa Timur.

Kepala Kejati Jatim, Sunarta menyebutkan, jumlah perkara korupsi yang ditangani itu tidak jauh berbeda dengan tahun lalu.

Untuk perkara korupsi yang ditangani Kejati Jatim selama 2018 sebanyak 18 perkara.

Hari Antikorupsi Sedunia, Kejati Jatim Gelar Acara Ajak Siswa SMP Lewat Kenali Hukum Jauhi Hukuman

Di antaranya, dugaan korupsi di PT Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim, PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Jatim dan di PT Dok dan Perkapalan Surabaya (DPS).

“Kami berupaya agar perkara korupsi bisa terus ditekan,” kata Sunarta di sela peringatan Hari Antikorupsi Sedunia di Kantor Kejati Jatim, Minggu (9/12/2018).

Dalam penanganan korupsi, Sunarta mengaku tidak hanya fokus pada penyidikan perkara hingga ke persidangan, tapi juga penyelamatan aset negara.

Selama 2018, Sunarta menuturkan, Kejati Jatim berhasil menyelamatkan aset negara senilai Rp 200 miliar.

Aset itu terdiri dari Gedung Gelora Pancasila, yang ditaksir senilai Rp 183 miliar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved