Jelang Natal dan Tahun Baru 2019, Stok Beras Banyuwangi Capai 71.000 ton

Menjelang Natal dan Tahun Baru, stok bahan pangan di Banyuwangi aman.Ketersediaan beras, telur, daging ayam,cabai, hingga elpiji dalam jumlah cukup.

Jelang Natal dan Tahun Baru 2019, Stok Beras Banyuwangi Capai 71.000 ton
SURYA/HAORRAHMAN
Operasi pasar yang dilakukan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas beberapa waktu lalu 

Di antaranya gula pasir sebanyak 1.350 ton, tepung terigu 4.200 kilogram, dan minyak goreng 3.600 liter.

Semua komoditas tersebut, telah disalurkan lewat operasi pasar (OP) yang telah digelar rutin sejak awal 2018.

“OP terus kami gelar sepanjang tahun ini untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, termasuk saat menjelang Natal dan Tahun Baru nanti. DI OP, gula dijual Rp 10.000/kg, tepung terigu Rp 7.500/kg, dan minyak goreng Rp 11.500/liter,” kata David.

Kepala Dinas Pertanian Banyuwangi, Arief Setyawan menambahkan, jumlah stok beras di Banyuwangi mencukupi.

Hingga November 2018 ini, produksinya sebesar 777.868 ton gabah kering giling atau setara dengan 485.588 ton beras.

Sementara tingkat konsumsi masyarakat pada periode Januari-November hanya sebesar Rp 148.264 ton.

“Terjadi surplus beras 337.314 ton sepanjang 2018 ini. Surplus ini akan terus bertambah seiring dengan musim panen pada Desember ini. Jadi, stok beras kita cukup, bahkan hingga satu tahun ke depan,” ujar Arief.

Untuk komoditas pangan lain, Arief juga memastikan cukup.

Produksi daging sapi per hari di Banyuwangi sebanyak 56 ekor, tingkat konsumsi masyarakat 40 ekor.

Produksi ayam ras per hari sebanyak 11 ton, sementara tingkat konsumsi sebesar 9,2 ton.

Halaman
123
Penulis: Haorrahman
Editor: Sudarma Adi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved