Jelang Natal dan Tahun Baru 2019, Stok Beras Banyuwangi Capai 71.000 ton

Menjelang Natal dan Tahun Baru, stok bahan pangan di Banyuwangi aman.Ketersediaan beras, telur, daging ayam,cabai, hingga elpiji dalam jumlah cukup.

SURYA/HAORRAHMAN
Operasi pasar yang dilakukan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas beberapa waktu lalu 

Begitu juga dengan telur ayam, produksi perharinya sebanyak 28,3 ton, tingkat konsumsi masyarakat perhari 26,4 ton.

“Harga daging ayam memang naik karena harga pakan naik. Begitu juga dengan telur, meski permintaannya melonjak saat momen Maulid Nabi, namun stok di pasaran kami pastikan tetap mencukupi. Namun, tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan,” kata Arief.

Terkait cabai, pada Desember ini, panen cabai merah sebanyak 1.302 ton.

Konsumsi riil masyarakat sebanyak 393,56 ton per bulan.

Stok cabai rawit mencapai 5.611 ton, sementara konsumsi riil masyarakat hanya 393,28 ton per bulan.

“Stok cabai rawit dan cabai merah juga bisa dikatakan aman. Ini menunjukkkan stok cabai di Banyuwangi jelang Natal dan Tahun Baru ini masih aman,” ujarnya.

Sales Executive LPG VII, Pertamina MOR V, Agung Kaharesa, juga menjamin ketersediaan LPG 3 kg cukup.

Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang Natal dan Tahun Baru 2019, pertamina akan menambah pasokan LPG 3 kg sebanyak 74.480 tabung atau sebesar 143 persen dari kebutuhan normal.

“Hingga saat ini, harga LPG 3 kg di Banyuwangi masih terpantu normal sesuai HET. Dengan penambahan ini, kami yakin ketersediaan LPG akan cukup sehingga tidak terjadi kelangkaan dan lonjakan harga,” kata Agung.

Penulis: Haorrahman
Editor: Sudarma Adi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved