Rumah Politik Jatim

PDIP Jatim Berkelit Banyak Kadernya Terjerat Korupsi: Tri Rismaharini dan Azwar Anas Berprestasi Kok

Wakil Ketua DPD PDIP Jatim Bambang Yuwono menyebut, meski ada kader yang terjerat korupsi, masih banyak kader berprestasi, misalnya Tri Rismaharini.

PDIP Jatim Berkelit Banyak Kadernya Terjerat Korupsi: Tri Rismaharini dan Azwar Anas Berprestasi Kok
TRIBUNJATIM.COM/ADENG SEPTI IRAWAN
Bambang Yuwono, Wakil Ketua DPD PDIP Jatim. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Banyaknya pejabat di Jatim baik kepala daerah maupun anggota legislatif yang terjaring kasus korupsi akan berpengaruh pada partisipasi calon pemilih pada Pemilu 2019.

Mereka yang terjaring kasus tersebut berasal dari berbagai macam partai mulai dari PKB, PAN, Nasdem, Gerindra, PKS, PDIP, dan Parpol lainnya.

Namun begitu Wakil Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Jatim, Bambang Juwono tetap mengajak masyarakat tidak apatis dalam Pemilu 2019.

Menurut anggota Komisi A DPRD Jatim ini masyarakat tidak seharusnya melihat hanya dari sisi negatif pejabat yang terjaring kasus korupsi tersebut.

"Kita harus melihatnya secara lebih utuh misalnya saja di PDI perjuangan itu bukan hanya kemudian ada petugas partainya yang terkena masalah hukum, tapi banyak juga kader PDI perjuangan lain yang berprestasi, jangan kemudian karena nila setitik rusak susu sebelanga," kata Logos, sapaan akrab Bambang Juwono, Minggu (9/12/2018).

Logos pun mencontohkan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, kader PDIP yang mempunyai banyak prestasi.

"Yang terbaru adalah Kota Surabaya terpilih sebagai kota terpopuler secara online di ajang Guangzhou International Award 2018," kata Logos.

"Pak Azwar Anas yang juga mampu membawa Banyuwangi mendapat banyak prestasi khususnya di bidang pariwisata dan masih banyak kader lainnya," lanjutnya.

Selain itu, Logos mengatakan PDIP masih menjadi partai yang mendapatkan kepercayaan paling tinggi dari publik dibuktikan dengan elektabilitas nya yang juga tinggi.

Salah satunya hasil survei Litbang Kompas pada 24 September-5 Oktober 2018 yang menempatkan PDIP dengan elektabilitas tertinggi yaitu 29.9 persen.

"Apresiasi dari masyarakat kepada PDIP tinggi dan masyarakat masih mempunyai harapan kepada kita untuk terus berjuang mewujudkan Indonesia yang lebih sejahtera," pungkasnya.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Adi Sasono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved