Breaking News:

Kejati Jatim Tegaskan Tak Ada Batas Waktu Yang Mengikat Soal Berkas Dugaan Korupsi Japung

Kejati Jatim, Richard Marpaung mengatakan, pihaknya sudah 10 kali menerima berkas dari mantan Wali Kota Surabaya, Bambang Dwi Hartono (DH).

surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Mantan Wali Kota Surabaya, Bambang DH menyerahkan buku yang berisi catatan selama memimpin Surabaya kepada Puti Guntur Soekarno. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Jatim, Richard Marpaung mengatakan, pihaknya sudah 10 kali menerima berkas dari mantan Wali Kota Surabaya, Bambang Dwi Hartono (DH).

Richard menyebutkan, 10 kali berkas dugaan kasus korupsi dana Jasa Pungut (Japung) yang mondar mandir dari Kejati ke Polda Jatim itu lantaran masih di P19 (pengembalian berkas perkara untuk dilengkapi) oleh Kejati Jatim.

Namun, saat ditanya apakah ada batasan waktu pengembalian berkas tersebut, Richard mengaku tak ada batasan waktu terkait bolak-baliknya berkas tersebut.

Richard menegaskan, perihal tersebut telah diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

“Tak ada batas waktu yang mengikat, hanya pemenuhan petunjuk dari Jaksa, itu juga diatur dalam KUHAP,” sebut Richard, Selasa (11/12/2018).

Berkas Dugaan Korupsi Mantan Wali Kota Surabaya Bambang DH Mondar-mandir Kejati dan Polda Jatim

Lalu, apakah ada solusi lain terkait berkas tersebut?

Kata Richard, berkas dinyatakan P21 (lengkap) apabila telah memenuhi petunjuk yang diberikan jaksa peneliti kepada penyidik kepolisian Polda Jatim.

Namun, untuk kemungkinan diluar itu, lanjut Richard, pihaknya mengaku tak ada penyelesaian selain beberapa petunjuk daei Jaksa harus dipenuhi.

“Kalau belum, berkas kami kembalikan lagi ke penyidik kepolisian, tapi kalau petunjuk jaksa sudah dipenuhi, maka berkas itu bisa kami nyatakan P21,” tandas mantan Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Belitung itu.

Halaman
12
Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved