Mahasiswa UM di Malang Beri Latihan Manfaatkan Limbah Batok Kelapa Jadi Gantungan Kunci

Mahasiswa KKN UM di Desa Gajahrejo, Kabupaten Malang melihat limbah batok kelapa di desa itu berlimpah namun tak dimanfaatkan.

Mahasiswa UM di Malang Beri Latihan Manfaatkan Limbah Batok Kelapa Jadi Gantungan Kunci
SURYA/SYLVIANITA WIDYAWATI
Pelatihan membuat kerajinan dari limbah batok kelapa di Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang, Senin (10/12/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Mahasiswa KKN Universitas Negeri Malang (UM) di Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang melihat limbah batok kelapa di desa itu berlimpah namun tak termanfaatkan.

Karena itu, karang taruna setempat diberi pelatihan oleh mereka.

"Biasanya hanya isi kelapanya yang dimanfaatkan. Setelah itu dibuang. Karena itu limbah batok kelapa banyak banget," ujar Anggita Putri Ningrum, mahasiswa UM, Selasa (11/12/2018).

Dengan potensi limbah itu, mahasiswa menemui ketua karang taruna setempat dan membicarakan mengenai pelatihan pemanfaatan batok kelapa yang bisa jadi gantungan kunci, pin, dan lampion.

Cerita Siswa SDIT Insan Mulia Malang Lihat Temannya Hampir Ikut Tenggelam di Coban Talun Kota Batu

"Kami juga memberi pelatihan digital marketing," ungkap Anggita.

Harapannya yang memesan adalah mereka di luar desa itu.

"Bahkan kami juga memberi tahu cara pengemasannya, cara mengirim ke kantor jasa pengiriman dll," papar mahasiswa berhijab itu.

Pelatihan telah dilakukan pada Senin (10/12/2018) lalu.

Wakhid Ansori owner dari @didol_id yang mengisi materi digital marketing.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved