Surabaya Urutan 10 Kota Toleran Indonesia Versi Setara Institute, Tri Rismaharini Ungkap Rahasianya

Surabaya masuk peringkat 10 Indeks Kota Toleran Indonesia versi Setara Institute. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pun mengunkapkan rahasianya.

Surabaya Urutan 10 Kota Toleran Indonesia Versi Setara Institute, Tri Rismaharini Ungkap Rahasianya
SURYA/ZAIMUL HAQ
Wali kota Surabaya, Tri Rismaharini saat menunjukkan sejumlah tanaman dan pohon yang ditanam di Balai Kota Surabaya, Selasa (16/10/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Setara Institute mengkaji praktik toleransi 94 kota di Indonesia dan hasilnya menempatkan Surabaya di urutan ke-10 dalam Indeks Kota Toleran (IKT) 2018.

Perihal Surabaya masuk daftar Kota Toleran Indonesia 2018 ini Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengungkapkan rahasianya.

Ketika ditemui di Balai Kota, Senin (10/12/2018), Tri Rismaharini yang akrab dipanggil Risma ini menyebut beberapa regulasi atau kebijakan pemerintah kota diatur agar Surabaya menjadi kota toleran di Indonesia.

Perbandingan Reaksi Anies Baswedan dan Tri Rismaharini Saat Taman Kota Dirusak, Beda 180 Derajat

Terinspirasi Surabaya dan Ingin Kotanya Indah, Kota Madiun Ikut-ikutan Tanam Pohon Tabebuya

Satu di antaranya adalah membangun banyak taman di berbagai wilayah Kota Surabaya.

"Sebetulnya, satu di antara tujuanku membangun Kota Surabaya itu agar menjadi kota toleran. Makanya kita bangun banyak taman," tutur Risma.

Menurut dia, semua taman di Surabaya dibangun dengan kondisi yang bagus dan indah.

Koridor Co-Workingspace Dipenuhi Anak Muda, Tujuan Tri Rismaharini Pancing Wirausaha Mulai Tampak

Dengan begitu, orang kaya tidak malu untuk datang atau sekadar bermain di taman. Sebaliknya, warga dengan penghasilan rendah, juga dapat menikmati keindahan taman tanpa harus mengeluarkan biaya.

Dengan demikian, kata Risma, semua warga dari berbagai latar belakang, etnis, agama, dapat berkumpul jadi satu dan hidup berdampingan.

Bunga Tabebuya Bermekaran di Surabaya, Caleg PDIP Sebut Kegemaran Tri Rismaharini Mirip Bung Karno

"Mulai balita, remaja, orangtua, semua bertemu. Mulai hitam, putih, sampai kaya dan miskin itu datang. Salah satu tujuanku bangun taman bagus tujuannya untuk toleransi," imbuh Risma.

Tak hanya itu, sejumlah taman yang dibangun di Kota Surabaya sudah dilengkapi WiFi gratis. Tujuannya, anak-anak dan remaja di Surabaya mau untuk berkunjung ke taman.

Halaman
1234
Editor: Adi Sasono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved