Diterjang Banjir Bandang, Warga Empat Desa di Probolinggo Berharap Bantuan

Banjir menerjang empat desa yakni Kedaton, Lawang Kedaton, Andung Sari dan Andung Biru, di Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur

Diterjang Banjir Bandang, Warga Empat Desa di Probolinggo Berharap Bantuan
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Akses empat desa di Kecamatan Tiris Probolinggo putus akibat banjir bandang 

"Sudah hancur semuanya, sekalipun ada yang sisa kondisinya pasti sudah rusak karena terkena lumpur," akunya.

Ia pun hanya bisa pasrah sekarang. Ia sangat membutuhkan bantuan dan uluran tangan dari pemerintah.

(Jembatan Lama Kota Kediri Terbakar, Diduga Akibat Puntung Rokok yang Dibuang Sembarangan)

(Jember Raih Penghargaan Sebagai Kabupaten Peduli HAM)

Perempuan berusia 35 tahun ini mengaku berharap mendapatkan bantuan sementara dan jangka panjang.

Untuk sekarang , ia dan warga lain butuh makanan dan tenda yang aman. Kalau jangka panjang, ia berharap ada bantuan perbaikan atau bahkan pembangunan rumah.

"Saya sudah tidak punya tempat tinggal," jelas dia.

Komar (39), korban banjir bandang lainnya menyebut mengalami kerugian mencapai Rp 250 juta.

Ia mengaku bangunan rumahnya memang masih utuh. Tapi, semua perabotannya hanyut dan rumahnya terendam lumpur kurang lebih setinggi 50 sentimeter.

"Kalau bisa ada segera bantuan ke sini. Terus kami minta pemerintah segera bangunkan jembatan darurat agar kami bisa keluar dari sini, jembatannya hanyut dibawa banjir," ucap Komar.

Saya kira ini musim hujan yang paling parah sampai terjadi banjir bandang," tambahnya.

Sementara itu, banjir bandang yang menerjang empat Desa di Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, ini membuat tujuh jembatan penghubung antar desa setempat terputus.

Halaman
1234
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved