Rumah Politik Jatim

Usung Fokus Pemberdayaan Perempuan, PSI Tawarkan Program Jam Kerja Fleksibel hinga Smart Posyandu

Ini agar skill para ibu-ibu meningkat, dan kemudian mengintegrasikan potensi mereka ke e-commerce.

Usung Fokus Pemberdayaan Perempuan, PSI Tawarkan Program Jam Kerja Fleksibel hinga Smart Posyandu
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA
Ketua Umum PSI, Grace Natalie saat ditemui usai Festival 11, yang diselenggarakan di Jatim Expo, Jalan A Yani, Surabaya, Selasa (11/12/2018) malam. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mempunyai beberapa agenda program untuk pemberdayaan kaum perempuan dan kesetaraan gender yang PSI suarakan dalam Festival 12 di Jatim Expo, Surabaya, Selasa (11/12/2018) malam.

Ketua Umum PSI, Grace Natalie mengatakan salah satu program dari PSI adalah mendorong agar perempuan bisa tetap bisa berkarier dan produktif tanpa harus meninggalkan perannya sebagai ibu rumah tangga.

Salah satu program tersebut adalah PSI akan mendorong aturan yang memudahkan perempuan untuk bekerja, dengan mengalokasikan anggaran negara untuk mendirikan tempat-tempat penitipan anak dengan biaya terjangkau agar perempuan tidak perlu berhenti bekerja.

"Kami juga akan mendorong model 'bekerja dari rumah' dengan memanfaatkan kemajuan teknologi agar pemberlakuan jam kerja lebih fleksibel sesuai kebutuhan perempuan,” kata Grace.

Grace juga mengatakan PSI ingin menyelenggarakan kursus dan menyiapkan inkubator bisnis kecil menengah untuk para ibu di setiap kabupaten.

"Ini agar skill para ibu-ibu meningkat, dan kemudian mengintegrasikan potensi mereka ke e-commerce," ucapnya.

Selain itu, PSI juga akan menyelenggarakan program nutrisi ibu hamil dan balita dengan tajuk "Smart Posyandu" untuk mendidik masyarakat soal kesehatan dan menjemput bola mendatangi warga yang tidak sempat ke Posyandu.

"PSI ingin menyelenggarakan program nutrisi ibu hamil dan balita. Smart Posyandu untuk mendidik masyarakat soal kesehatan dan menjemput bola mendatangi warga yang tidak sempat ke Posyandu," ucap Grace.

Grace menambahkan, 'Smart Puskesmas' menyediakan layanan pemeriksaan rutin sekaligus merangkap ambulan darurat.

Salah satu fasilitas dari 'Smart Puskesmas'tersebut adalah adanya teknologi 'Panic Button' yang bisa diakses semua masyarakat.

"Ini untuk menekan angka kematian ibu melahirkan, agar petugas medis bisa segera datang ke lokasi jika diperlukan.” ucap Grace.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved