ISEF 2018

Bank Indonesia Dorong Ekspor Berbasis Industri Halal, Inisiasi Program Sertifikasi Halal 1000 UMKM

Bank Indonesia terus mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, termasuk industri halal tanah air.

Bank Indonesia Dorong Ekspor Berbasis Industri Halal, Inisiasi Program Sertifikasi Halal 1000 UMKM
TRIBUNJATIM.COM/ARIE NOER RACHMAWATI
Talkshow "Strategi Membuka Pasar Ekspor Melalui Penguatan & Pemanfaatan Halal Value Chain" di hari kedua pelaksanaan The 5th Indonesia Shari’a Economic Festival (ISEF) 2018, di Grand City Convention and Exhibition Surabaya, Rabu (12/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bank Indonesia terus mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, termasuk industri halal tanah air.

Sampai saat ini, Indonesia masih menjadi pasar bagi produk halal dari negara lain, belum menjadi produsen atau player.

Padahal, Indonesia sebagai negara penduduk muslim terbesar di dunia.

Oleh karenanya, Bank Indonesia bekerja sama dengan LPPOM MUI, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur menginisiasi program sertifikasi halal 100 UMKM.

ISEF 2018 Resmi Dibuka, Percepat Perkembangan Keuangan Ekonomi Syariah

Seremoni penyerahan sertifikasi halal dilakukan pada gelaran talkshow bertajuk "Strategi Membuka Pasar Ekspor Melalui Penguatan & Pemanfaatan Halal Value Chain" di hari kedua pelaksanaan The 5th Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2018, Grand City Convention and Exhibition Surabaya, Rabu (12/12/2018).

Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur, Difi A. Johansyah mengatakan, saat ini masyarakat mulai makin memiliki kesadaran terhadap aspek halal suatu produk, tidak hanya di Indonesia, namun juga di luar negeri.

"Oleh karena itu, halal value chain menjadi aspek yang penting dalam peningkatan kualitas produk ekspor Indonesia," katanya.

Hanya saja, faktor permasalahan dalam ekspor produk halal saat ini masih terkendala adanya standardisasi halal yang berbeda-beda di masing-masing negara.

ISEF 2018 Resmi Dibuka, Gubernur Soekarwo : Ekonomi Syariah di Jatim Punya Potensi Tinggi

Ketua Komite Pembinaan dan Pengembangan UMKM Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia, Irwan Santo Widjaja menuturkan, sejumlah pengusaha merasa kesulitan ketika terdapat persyaratan yang berbeda-beda untuk melakukan ekspor ke suatu negara.

Halaman
12
Penulis: Arie Noer Rachmawati
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved