Bidik Ribuan Nasabah Crazy Rich Surabaya, Bank BRI Buka Sentra Layanan Prioritas di Wilayah Pakuwon

Bidik Ribuan Nasabah Crazy Rich Surabaya, Bank BRI Buka Sentra Layanan Prioritas di Wilayah Pakuwon.

Bidik Ribuan Nasabah Crazy Rich Surabaya, Bank BRI Buka Sentra Layanan Prioritas di Wilayah Pakuwon
TRIBUNJATIM/MUJIB ANWAR
Direktur Konsumer Bank BRI Handayani (kiri) menyerahkan kartu kepada nasabah prioritas, usai meresmikan Sentra Layanan Prioritas kedua di Surabaya, Kamis (13/12/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Jumlah orang kaya alias crazy rich di Surabaya yang cukup banyak disikapi serius oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI), dengan membuka kantor Sentra Layanan Prioritas kedua di Surabaya, Kamis (13/12/2018).

Lokasinya ditempatkan di KCP BRI Pakuwon yang berada di Apartemen Puncak Bukit Golf, Jalan Bukit Darmo Boulevard alias di wilayah Pakuwon Surabaya. Lokasi yang cukup dekat dengan tempat tinggal para crazy rich Surabaya.

Direktur Konsumer Bank BRI Handayani mengatakan, jumlah orang kaya Surabaya diperkirkan lebih dari 5 ribu. Sehingga jika saat ini, nasabah prioritas BRI di Surabaya baru 3.348 orang, berarti potensi yang ada masih cukup besar, yakni lebih dari 1.500 orang.

"Nah, 1.500 orang itulah yang harus diajak untuk bergabung menjadi nasabah prioritas BRI," ujarnya, usai meresmikan pembukaan kantor Sentra Layanan Prioritas kedua di Surabaya.

Dengan layanan BRI untuk nasabah prioritas yang lengkap, cepat dan tak perlu antri, serta produk yang lebih baik dan aman, Handayani optimis tahun 2019 nanti, jumlah nasabah prioritas di Surabaya akan tumbuh positif dan dana kelolaan juga meningkat tajam.

"Dengan banking officer delapan orang, tahun depan targetnya harus diatas Rp 10 triliun. Kalau Rp 7,7 triliun itu terlalu kecil," tegasnya.

Pimpinan Wilayah Bank BRI Surabaya Yana Supriyana menjelaskan, pembukaan kantor Sentra Layanan Prioritas kedua di Bukit Darmo Boulevard Surabaya menjadi kebanggaan dan salah satu bukti bahwa Bank BRI untuk lebih dekat dengan nasabah prioritas di Surabaya.

Menurut Yana Supriyana, hingga bulan November 2018, dana kelolaan nasabah prioritas BRI di wilayah yang dipimpinnya sebesar Rp 7,7 triliun dengan 3.348 nasabah. Padahal potensinya masih cukup besar.

"Makanya masih banyak lagi yang harus dieksplore, karena Surabaya merupakan kota kedua terbesar setelah Jakarta," jelasnya.

Hal itu dinilai penting, agar nasabah prioritas lebih mantap dan yakin untuk bekerjasama dengan Bank BRI.

Halaman
12
Editor: Mujib Anwar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved