Selama 2018, Kejari Surabaya Lakukan 3 Kali Pemusnahan Barang Bukti Narkotika dari 400 Perkara

Sejumlah narkotika itu merupakan barang bukti dari sekitar 400an perkara yang telah ditangani Kejari Surabaya selama tahun 2018

Penulis: Pradhitya Fauzi | Editor: Ani Susanti
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Ilustrasi - Pemusnahan barang bukti narkotika serentak dimusnahkan, Polrestabes Surabaya turut memusnahkan narkotika di halaman Polrestabes Surabaya, pada Selasa (15/7/2017) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Beragam jenis narkotika mulai pil double L, ganja, sabu, ekstasi yang terkumpul selama tahun 2018 telah dimusnahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya.

Sejumlah narkotika itu merupakan barang bukti dari sekitar 400an perkara yang telah ditangani selama tahun 2018

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Surabaya, Didik Adyotomo mengungkapkan, pemusnahan barang bukti narkotika tersebut telah diinkrah (memiliki kekuatan hukum tetap).

Didik menegaskan, hal tersebut telah menjadi tanggung jawab bagi kejaksaan, khususnya Kejari Surabaya untuk mengeksekusinya.

"Memang menjadi tupoksi kami, mengeksekusi dan melaksanakan (memusnahkan) barang bukti yang sudah inkrah," kata Didik, Kamis (13/12/2018).

Kejari Surabaya: 80 Persen Pengguna Narkotika Didominasi Sabu-sabu

Didik mengimbuhkan, pemusnahan barang bukti tersebut merupakan kali ketiga yang dilakukan Kejari Surabaya.

Ia mengatakan, pemusnahan awal sudah dilakukan awal tahun lalu bersama beberapa instansi penegak hukum lain, seperti BNNP Jatim, Polres, sampai tingkat Polda Jatim.

Pemusnahan ini, kata Didik, dilaksanakan periodik setiap tiga bulan sekali.

"Periode kali ini adalah yang terakhir (tahun 2018, red). Sebelumnya sudah kami lakukan juga sekitar empat bulan terakhir, dan ini adalah yang ketiga kalinya," jelasnya.

Kejari Surabaya : Penggunaan Narkotika di Surabaya Meningkat Dibanding Tahun Lalu

Perlu diketahui, pemusnahan itu dilakukan di kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim yang berada di Jalan Ngagel Madya V, Surabaya.

"Yang penting, pelaksanaannya kan benar benar real," tutupnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved