Masyarakat Gresik Manfaatkan Fasilitas Program Pemutihan Pajak dan Balik Nama kendaraan

Masyarakat Gresik memanfaatkan program Pemerintah Provinsi Jawa Timur yaitu pemutihan denda pajak dan gratis biaya balik nama.

Masyarakat Gresik Manfaatkan Fasilitas Program Pemutihan Pajak dan Balik Nama kendaraan
SURYA.CO.ID/SUGIYONO
Parkir kendaraan di depan Kantor Samsat Gresik membeludak. Hal ini disebabkan program biaya balik nama kendaraan dan denda pajak kendaraan gratis dari Pemprov Jatim, Selasa (11/12/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Masyarakat Gresik memanfaatkan program Pemerintah Provinsi Jawa Timur yaitu pemutihan pajak dan gratis biaya balik nama kendaraan.

Hal itu terlihat dari banyaknya kendaraan yang parkir di sekitar Kantor Samsat Gresik Jl Dr Wahidin Sudirohusodo Kecamatan Kebomas.

Masyarakat pemohon balik nama kendaraan harus cek fisik di Kantor Samsat Gresik sehingga banyak kendaraan roda empat yang diparkir di tepi jalan.

PGN Saka Dukung Program Pemerintah Dengan Cara Mandirikan Masyarakat di Gresik

Batas akhir program pemutihan biaya denda pajak kendaraan dan gratis biaya balik nama kendaraan betul-betul dimanfaatkan masyarakat, sebab tergolong meringankan pemilik kendaraan untuk membayar pajak.

"Lumayan bebas biaya denda pajak dan gratis biaya balik nama kendaraan. Kalau tidak ada program ini pasti akan lebih mahal," kata Shofia, saat mengantar suaminya mengurus surat balik nama mobil yang baru dibeli dengan nopol L untuk dimutasi ke Gresik, Jumat (14/12/2018).

Tanpa Petrokimia Gresik, Gelaran Final Four Proliga 2019 Bakal Diadakan di Kediri

Menurut Shofia, proses mutasi berkas kendaraan dari Samsat Surabaya Utara sedikit ribet, sebab harus mengambil berkas ke Polda Jatim dan balik lagi ke Kantor Samsat untuk mengambil berkas lainnya.

"Mengambil berkas yang terakhir ini menunggu satu bulan, sehingga harus bolak-balik. Namun akhirnya berakhir dengan lega, sebab kendaraan sudah atas nama sendiri," imbuhnya.

Dengan program pemutihan denda pajak kendaraan dan gratis biaya mutasi diharapkan terus berlanjut setiap tahun, sebab banyak masyarakat yang membeli kendaraan bekas untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Hendak Salip Truk saat Berkendara, Ibu Asal Bungah, Kabupaten Gresik Tewas Jatuh dari Kendaraan

"Sepertinya banyak masyarakat yang memanfaatkan program ini. Lihat antrian cek fisik kendaraan sampai membeludak," imbuhnya.

Sementara, data di Samsat Polres Gresik Jl Dr Wahidin Sudirohusodo Kecamatan Kebomas, sejak adanya program pemutihan mulai 24 September 2018 hingga 15 Desember 2018, tercatat ribuan kendaraan yang masuk wilayah Gresik.

Kecelakaan Beruntun di Boboh Menganti Gresik, Diseruduk Truk Honda Jazz Cemet Tak Berbentuk

"Mutasi masuk 24 September - 10 Desember 2018 untuk kendaraan roda dua sebanyak 363 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 822 unit, sehingga total ada 1.185 unit," kata Kasatlantas Polres Gresik AKP Wikha Ardilestanto.

Penulis: Sugiyono
Editor: Melia Luthfi Husnika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved