Pendaftaran CPNS 2018

Pelaku Penipuan CPNS di Lamongan Ditangkap Polisi, Janji Bantu Anak Teman dan Minta Uang Rp 15 Juta

Polres Lamongan mengamankan Supriyadi (56) warga Dusun Blungkan Desa Sendangrejo, Kecamatan Lamongan, tersangka penipuan CPNS.

Pelaku Penipuan CPNS di Lamongan Ditangkap Polisi, Janji Bantu Anak Teman dan Minta Uang Rp 15 Juta
TRIBUNJATIM.COM/HANIF MANSHURI
Tersangka penipuan CPNS, Supriyadi (56) warga Dusun Blungkan, Desa Sendangrejo, Kecamatan Lamongan, Jumat (14/12/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Polres Lamongan mengamankan Supriyadi (56) warga Dusun Blungkan Desa Sendangrejo, Kecamatan Lamongan, tersangka penipuan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Tersangka diamankan lantaran dilaporkan korbannya, Tohiron, mantan Sekdes Pangkatrejo Lamongan.

Kasubbag Humas Polres Lamongan, Kompol Harmudji mengatakan, penipuan yang dilakukan tersangka berawal pada Rabu (26/4/2018).

Saat itu tersangka bertemu dengan korban di rumah tersangka.

Korban tidak menaruh curiga sedikitpun, karena sebelumnya antara pelaku dengan korban sudah saling kenal.

Sudah Ikut Tes Empat Kali, Perempuan yang Baru Melahirkan Ini Rela Mengerjakan Soal CPNS di Ambulans

Pada pertemuan itu, tersangka menceritakan kepada korban, kalau ia bisa memasukkan anak korban bernama Fuad Fachrudin untuk menjadi monorer maupun CPNS dengan jalur khusus di Dinas Kesehatan.

Korban tertarik dan sepakat korban harus membayar uang pelicin Rp 15.000.000.

"Kata tersangka, itu uang kelancaran," kata Kompol Harmudji, Jumat (14/12/2018).

Anak korban, Fuad Fachrudin disuruh segera melengkapi persyaratan lamaran yg ditujukan ke RSUD dr Soegiri Lamongan.

Setelah membuat lamaran, kembali berulang kali korban sering dimintai uang lagi hingga total mencapai Rp. 245, 8 juta dengan alasan untuk memperlancar pengurusan CPNS.

Cara Hitung Nilai Hasil Tes SKD dan Tes SKB CPNS 2018, Ketahui Lolos atau Tidaknya

Ternyata setelah ditunggu tunggu, janji terlapor tidak pernah ditepati, hingga korban memintanya uang kembali.

Namun, hingga kini uang tersebut tak segera dikembalikan, hingga membuat korban membawa perkara ini ke polisi.
Hingga perkaranya dilaporkan ke polisi.

"Tersangka ditangani Polsek Kota," kata Harmudji.

Dalam penangkapan kali ini, polisi berhasil mengamankan, 23 lembar kwitansi bermaterai bukti pembayaran dan dua lembar tanda bukti setoran dari Bank Jatim.(TribunJatim.com/Hanif Manshuri)

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved