Promo Belanja Bertebaran, Pengunjung Mall di Surabaya Jelang Akhir Tahun Naik 30 Persen

Menjelang akhir tahun, pengunjung pusat perbelanjaan atau mall di Surabaya diperkirakan melonjak.

Penulis: Arie Noer Rachmawati | Editor: Yoni Iskandar
Tribunjatim/Arie Noer Rachmawati
Pameran batik di Atrium Tunjungan Plaza 1 Surabaya Lantai UG, Jumat (14/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Menjelang akhir tahun, pengunjung pusat perbelanjaan atau mall di Kota Surabaya diperkirakan melonjak.

Menurut Director Marketing Pakuwon Group Sutandi Purnomosidi, ini karena adanya beragam promo hingga diskon menarik yang disiapkan oleh pusat perbelanjaan.

Dia mencontohkan seperti Tunjungan Plaza Surabaya yang menyediakan program akhir tahun untuk pengunjungnya yakni Late Night Shopping.

"Belum lagi, banyak pameran-pameran atau kegiatan-kegiatan yang sengaja dihadirkan mall untuk menghibur pengunjungnya di akhir tahun," katanya kepada TribunJatim.com, Jumat (14/12/2018).

Sempat Pamit Mundur, Bagas Adi Nugroho Akhirnya Malah Pilih Tetap Bertahan di Arema FC

6 Tradisi Unik Perayaan Tahun Baru di Berbagai Negara, Menggantung Bawang hingga Melempar Piring

Polresta Sidoarjo Amankan 9 Kg Narkoba Daun Asal Ethiopia yang Dikirim Lewat Pos

Sutandi menuturkan, sejak awal Desember hingga 9 Desember tercatat pengunjung mall Pakuwon Group meningkat 30 persen dibanding sebelumnya.

"Dari rata-rata pengunjungnya biasanya 12 ribu di akhir pekan meningkat menjadi 14 ribu pengunjung. Sedangkan, hari biasa pengunjung dikisaran 7000 menjadi 7500-8000 pengunjung atau naik 10 persen," tuturnya.

Menurut dia, pengunjung mall bakal meningkat lebih tinggi lagi ketika memasuki 18 Desember hingga akhir Desember nanti.

"Kami melihat pada Desember ini pengunjung mall Pakuwon Group bakal meningkat 20 persen. Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan Desember 2017 dan artinya retail 2018 lebih bergairah dibanding pada 2017 lalu," katanya.

Sutandi menambahkan, faktor perubahan gaya hidup masyarakat di Surabaya khususnya juga turut memberi peran sehingga daya beli masih sampai saat ini masih terbilang cukup tinggi.

"Baik kalangan menengah ke atas maupun ke bawah dan dengan upah minimum kota/kabupaten yang ada banyak yang bisa shopping retail-retail seperti H&M, Uniqlo, LC Waikiki, Cotton On, dan lain sebagainya," terangnya.

Tak hanya itu, tambah dia, gaya hidup masyarakat kota yang kini menikmati akhir pekan di mall dan wisata kuliner turut berperan dalam kondisi retail yang ada saat ini.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved