Pasca Kebakaran, Muncul Berita Hoax Selewengkan Uang Donasi, Ini Reaksi Ketua RW Kapasan Dalam

Kini warga Kapasan Dalam yang jadi korban digegerkan dengan kabar penyelewengan uang donasi bantuan korban.

Pasca Kebakaran, Muncul Berita Hoax Selewengkan Uang Donasi, Ini Reaksi Ketua RW Kapasan Dalam - berita-hoax.jpg
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Berita hoax seputar penyelewengan uang donasi korban kebakaran
Pasca Kebakaran, Muncul Berita Hoax Selewengkan Uang Donasi, Ini Reaksi Ketua RW Kapasan Dalam - ketua-rw.jpg
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Djaja seusai konpers di depan Kantor Kelurahan Kapasan atau Posko Korban Kebakaran

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Genap seminggu pasca insiden kebakaran hebat yang terjadi di Kapasan Dalam atau pada Sabtu (8/12/2018) lalu.

Kini warga yang jadi korban digegerkan dengan kabar penyelewengan uang donasi bantuan korban.

Kabar penyelewengan uang donasi yang telah beredar luas di sosial media WhatsApps (WA), ternyata menyangkut nama Djaja Soetjianto, Ketua RW 8 Kapasan Dalam.

Dalam pesan WA yang tersebar itu,  nama Djaja dan jajaran RW 8 Kapasan Dalam disebut-sebut sebagai orang yang menyelewengkan uang donasi untuk kepentingan pribadi.

23 Orang ditampung di Posko Pengumpulan Bantuan Korban Kebakaran di Kapasan Dalam

Berikut kutipan pesan WA yang beredar:
"...bbrp hari yg lalu ada yayasan yg mau menyumbang uang 80 jutaan , datang ke lokasi unt dibagikan lgs ke korban , ditolak oleh ketua RW Djaja  dkk. dan dipaksa harus dimasukkan  ke rekening bank atas nama pribadi RW , akhirnya oleh yayasan tsb., sumbangan  dibawa pulang. 
Keterlaluan RW dkk. sgt arogan , apa maksudnya ?
kasihan korban sgt butuh bantuan tsb. , sedangkan RW dkk tdk ikut menjadi korban , 
Sebenarnya RW dkk bisa dilaporkan ke polisi , karena telah  melanggar Hak asasi manusia....."

Menanggapi hal itu, Djaja mengaku geram.

Ia menyayangkan, informasi itu bukan hanya sekadar merusak nama baiknya.  Tapi berdampak pula pada kepercayaan masyarat luas yang ingin menyalurkan bantuan ke posko korban kebakaran.

Satpol PP Surabaya Bongkar Gapura dan Bangunan Liar di Kapasan Dalam Surabaya yang Hambat PMK

"Bantuan yang masuk ke posko sampai berhenti," katanya pada TribunJatim.com seusai konfrensi pers di depan Posko Korban Kebakaran, Sabtu (15/12/2018).

Djaja mengungkapkan, beredarnya informasi tidak benar itu sempat membuat bantuan dalam bentuk barang atau uang, tidak ada yang masuk sama sekali.

"Kemarin itu tidak ada bantuan yang masuk sama sekali.  Itu menghambat sekali," keluhnya.

Halaman
12
Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved