Selama 2018, 2.435 Masyarakat Jatim Jadi Klien LBH Surabaya, 327 di Antaranya Warga Kota Pahlawan

Selama tahun 2018, ada 2.435 masyarakat Jawa Timur yang datang ke Kantor LBH Surabaya dan menjadi klien untuk meminta dampingan hukum.

Selama 2018, 2.435 Masyarakat Jatim Jadi Klien LBH Surabaya, 327 di Antaranya Warga Kota Pahlawan
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Kabid Riset dan Pengembangan Kerja Sama LBH Surabaya, Sahura saat ditemui di Kantor LBH Surabaya, Senin (17/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com,  Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Selama tahun 2018, ada 2.435 masyarakat Jawa Timur yang datang ke Kantor LBH Surabaya dan menjadi klien untuk meminta dampingan hukum.

Jumlah itu didapat dari 436 kasus yang ditangani LBH Surabaya hingga 11 Desember 2018.

Kabid Riset dan Pengembangan Kerja Sama LBH Surabaya, Sahura menuturkan, 327 kliennya atau 75 persen adalah warga Surabaya.

Ada dua faktor, menurutnya, pertama karena akses yang dekat dan mudah.

Kedua, munculnya kesadaran hukum dalam diri warga Surabaya.

"Jadi mereka itu langsung datang ke kami saat potensi masalahnya sudah mengarah ke ranah hukum," kata Sahura di Kantor LBH Surabaya, Senin (17/12/2018).

Kuwalahan Tangani Kasus, LBH Surabaya Desak Pemkot Segera Sahkan Perda Bantuan Hukum Warga Miskin

Sahura optimistis dengan munculnya kesadaran hukum ini, hal itu menandakan catatan berfikir masyarakat mulai rasional hadapi perkara hukum.

Namun, ia mengaku kecewa bila Pemkot Surabaya tidak memfasilitasi dalam bentuk Perda Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin.

"Harusnya munculnya kesadaran itu dibarengi munculnya kebijakan layanan hukum juga," pungkasnya.

6 Kota di Jatim yang Sudah Sahkan Perda Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin, Surabaya Tak Termasuk

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved