Program Satwa Nusantara Solusi Polemik Sapi di Taman Nasional Baluran Situbondo

Sapi ternak milik warga sering menjadi polemik di Taman Nasional Baluran, Situbondo, Jawa Timur. Keberadaan ratusan sapi milik warga tersebut, turut m

Program Satwa Nusantara Solusi Polemik Sapi di Taman Nasional Baluran Situbondo
Surya/Haorrahman
Peluncuran Satwa Nusantara solusi polemik ternak sapi di Taman Nasional Baluran. 

Tri Wahyuningsih, Group Head Corporate Communication XL Axiata, mengatakan program ini memaksimalkan produktvitas dengan menata, memantau dan merencanakan rantai pengelolaan dari hulu ke hilir.

"Mulai pemeliharaan, panen, pemasaran, bahkan hingga pengembangan produk dari ternak. Untuk di Desa Karang Tekok, sebagai awal difokuskan pada pemeliharaan. Yaitu mengatasi masalah pakan dan kesehatan ternak," kata Tri.

Program ini dijalankan berdasarkan data ternak yang dikirimkan oleh masing-masing peternak pada aplikasi Satwa Nusantara. Ini merupakan aplikasi sederhana yang mudah dioperasikan peternak. Data-data sapi ini meliputi umur, jenis kelamin, bobot, jenis sapi, bahan baku pakan, dan stok pakan jadi.

Data-data tersebut kemudian disimpan di bank data yang dikelola oleh admin yang dijalankan oleh tim dari Fakultas Pertanian Universitas Jember di bawah supervisi dua ahli pertanian, Dr. Hidayat Teguh Wiyono dan Kahar Muzakhar PhD yang menjadi partner dalam proyek ini.

Secara berkala, sesuai dengan perkembangan kondisi ternak, para pemilik sapi memperbarui data-data tersebut. Dengan demikian validitas data akan selalu terjaga, sehingga analisa yang dihasilkan juga berkualitas.

Peternak bisa memantau pembaruan data terkait kondisi sapi dan pakannya bisa dilakukan juga secara digital.

Dalam program ini juga dihadiri oleh Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Samsul Widodo , Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto.(haorrahman/TribunJatim.com)

 

Penulis: Haorrahman
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved