Saksi Kunci P2SEM Meninggal

Sang Istri Sebut Saksi Kunci P2SEM dr Bagoes Soetjipto Punya Riwayat Hipertensi

Sembari menahan tangisnya, Fany Setyawati mengaku masih berat menerima kepergian dr Bagoes Soetjipto.

Sang Istri Sebut Saksi Kunci P2SEM dr Bagoes Soetjipto Punya Riwayat Hipertensi
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Dokter Bagoes Soetjipto tiba di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Rabu (29/11/2017) tepat pada pukul 18.00 WIB. Dokter Bagoes diketahui meninggal di Lapas Porong pada Kamis (20/12/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Fany Setyawati, istri dari almarhum dr Bagoes Soetjipto tiba di rumah persemayaman Adijasa Surabaya, Kamis (20/12/2018).

Sembari menahan tangisnya, Fany Setyawati mengaku masih berat menerima kepergian suami tercinta.

Ia mengaku masih syok.

Namun, Fany Setyawati juga mengaku ikhlas lantaran ia sadar keterkejutannya tak mampu membuat dr Bagoes Soetjipto hidup kembali.

Kuasa Hukum dr Bagoes Soetjipto akan Datangi Kejati Jatim Guna Berkoordinasi Terkait Kasus P2SEM

Fany Setyawati mengungkapkan, ia langsung berangkat menggunakan pesawat usai menerima kabar suaminya telah tiada.

"Tadi, sekitar pukul 13.30 WIB lebih saya langsung pergi ke sini, anak-anak tidak saya ajak, takut mereka trauma," terang Fany Setyawati kepada TribunJatim.com, Kamis (20/12/2018).

Fany Setyawati, istri almarhum dr Bagoes Soetjipto saat bersama sanak saudara dan sejumlah rekannya di ruang transit jenazah 4 Adijasa Surabaya, Kamis (20/12/2018).
Fany Setyawati, istri almarhum dr Bagoes Soetjipto saat bersama sanak saudara dan sejumlah rekannya di ruang transit jenazah 4 Adijasa Surabaya, Kamis (20/12/2018). (TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI)

Fany Setyawati menambahkan, selama ini ia mengetahui bila suaminya memang memiliki riwayat hipertensi.

Namun, ia tak mengetahui persis apakah kematian suaminya diakibatkan penyakitnya itu atau karena faktor lain.

"Memang punya hipertensi, tapi tidak terlalu tinggi," sambungnya kemudian mengusap air matanya.

Kedatangan Jenazah Saksi Kunci P2SEM dr Bagoes Soetjipto Disambut Isak Tangis Keluarga dan Rekan

Menurutnya, selama dr Bagoes Soetjipto mulai menghuni Lapas Kelas I Surabaya di Porong, ia tak pernah mendapat curahan hati (curhat) terkait keluh kesah dan penyakit yang diderita.

Kata Fany Setyawati, dr Bagoes Soetjipto selalu mengaku baik-baik saja melalui rekan, media, dan kuasa hukumnya.

Halaman
1234
Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved