Bahaya Mengunyah Makanan di Satu Sisi Saja

Dokter spesialis penyakit mulut, instalasi gigi & mulut RSUD Dr Soetomo Surabaya, Dr Remita Adya Prasetyo, drg SpPM ungkap bahwa kebiasaan tersebut be

Bahaya Mengunyah Makanan di Satu Sisi Saja
nakita.grid.id
Ilustrasi 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Christine Ayu Nurchayanti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Apakah Anda selalu mengunyah makanan di satu sisi mulut saja? 

Dokter spesialis penyakit mulut, instalasi gigi & mulut RSUD Dr Soetomo Surabaya, Dr Remita Adya Prasetyo, drg SpPM ungkap bahwa kebiasaan tersebut berdampak buruk pada wajah.

"Kalau hanya makan di satu sisi, dapat mengganggu sendi temporomandibular (TMJ)," ungkapnya.

Sendi tersebut, jelas Remita Adya Prasetyo, seperti sendi engsel. Berguna untuk membuka dan menutup mulut.

"Selain itu makan hanya di satu sisi mulut saja bisa menganggu otot pengunyahan," tambahnya.

Hal tersebut, lanjut Remita Adya Prasetyo, menganggu keseimbangan.

"Akibatnya garis median wajah yang di antara gigi bisa bergeser," tuturnya.

"Wajah bisa penceng alias miring," jelas Remita Adya Prasetyo.

Mr X Pakai Gelang Arema yang Mengambang di Sungai Brantas Kota Kediri Ternyata Warga Pacitan

Suroboyo Carnival Park Tawarkan Harga Rp 50 Ribu untuk Sejumlah Wahana, Termasuk Spot Foto ala Eropa

Selain memiringkan wajah, tambahnya, makan di satu sisi mulut akan menghasilkan lebih banyak karang gigi di sisi yang tidak digunakan mengunyah.

"Karena ludah bisa membersihkan sisa makanan sekaligus melarutkan kuman dan bakteri. Kalau tidak dipakai mengunyah, ludah yang dikeluarkan sedikit. Akhirnya karang gigi yang dihasilkan lebih banyak," tuturnya

Karang gigi, jelas Remita Adya Prasetyo, bisa menjadi faktor bau mulut. 

Oleh karena itu, Remita Adya Prasetyo memgimbau untuk membagi makanan di sisi kanan dan kiri mulut. 

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved