Natal dan Tahun Baru

Armada Pelayaran Jelang Natal dan Tahun Baru Meningkat, Hari Ini Diprediksi Puncak Arus Penyebrangan

"Karena momen ini hari liburnya tergolong sedikit, jadi masa libur juga pendek," ujarnya disela-sela khitanan massal 2018 di kantor PT DLU.

TRIBUNJATIM.COM/ARIE NOER RACHMAWATI
Direktur PT Dharma Lautan Utama (DLU), Erwin H Pedjono disela-sela khitanan massal 2018 di kantor PT DLU, Jalan Kanginan Surabaya, Sabtu (22/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tren penggunaan armada pelayaran menjelang natal dan tahun baru 2019, diprediksi memuncak pada Sabtu (22/12/2018) ini.

Direktur PT Dharma Lautan Utama (DLU), Erwin H Pedjono menjelaskan, penyeberangan armada pelayaran yang dipadati penumpang biasanya mayoritas lintas jarak pendek seperti Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk.

"Karena momen ini hari liburnya tergolong sedikit, jadi masa libur juga pendek," ujarnya disela-sela khitanan massal 2018 di kantor PT DLU, Jalan Kanginan Surabaya, Sabtu (22/12/2018).

Natal dan Tahun Baru, Pengamanan Jalur Jembatan Suramadu Jadi Fokus Polres Pelabuhan Tanjung Perak

Dia menuturkan, tren armada pelayaran pada momen akhir tahun memang terjadi kenaikan hanya saja tidak begitu tinggi jika dibandingkan momen Lebaran lalu.

"Peningkatannya sekitar 5 persen saja tapi bila dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, trennya terus naik, meski sedikit," tuturnya.

Pihaknya sendiri telah melakukan sejumlah persiapan jauh-jauh hari terkait momen natal dan tahun baru, mulai dari pengecekan ulang armada kapal, persiapan sumber daya manusia, hingga jalur logistiknya.

Tol Jomo Prediksi Peningkatan Rata-rata 5.000 Kendaraan Per Hari Selama Natal dan Tahun Baru

"Kalau penambahan armada kita tidak nambah, berjalan seperti biasanya. Tarif juga sama sekitar Rp 400 per mil. Kami harapannya cuman semoga cuaca bisa bersahabat karena berkaca di tahun sebelumnya, kendalanya mesti di cuaca. Mudah-mudahan sampai Januari cuaca mendukung," jelasnya.

Dia menambahkan, gairah masyarakat sampai saat ini yang menggunakan armada pelayaran juga masih tinggi.

Hanya memang jika dibandingkan kondisi penumpang armada pelayaran sekarang dengan beberapa tahun lalu, tidak seantusias dulu.

"Karena sekarang juga kompetitor cukup banyak, ditambah daya beli yang bergeser jadi pertumbuhannya di armada kapal ini landai. Apalagi kalau sudah ada tiket pesawat murah ini membawa dampak tersendiri bagi armada kapal," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved