BPCB Kembali Temukan Situs Purbakala Majapahit setelah Melakukan Ekskavasi

Arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim Wicaksono Dwi Nugroho mengatakan, situs bangunan itu berukuran 6 sampai 10 meter.

BPCB Kembali Temukan Situs Purbakala Majapahit setelah Melakukan Ekskavasi
SURYA/DANENDRA KUSUMA
Petugas BPCB sedang mengukur situs yang diduga saluran air kuno, Kamis (6/12/2018) 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Usai proses ekskavasi Badan Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur (BPCB) kembali menemukan situs purbakala berupa bangunan rumah, Lingga dan fragmen porselen.

Tiga situs purbakala ini ditemukan sekitar 10 meter di sisi selatan dari titik ekskavasi awal.

Arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim Wicaksono Dwi Nugroho mengatakan, situs bangunan itu berukuran 6 sampai 10 meter. Sayangnya, struktur pondasi bangunan sudah tidak utuh.

"Rata-rata pondasi bangunan tersusun 3 lapis bata. namun, kami hanya menemukan satu lapis dua lapis saja pada bagunan ini. Lapisan atas tersebut rusak terkena aktivitas sawah dan aktivitas pembuatan tembok TPA. Sebab, bangunan itu hanya 15 cm terpendam di dalam tanah," katanya , Selasa (25/12).

Danau Purba di Planet Mars Punya Kemiripan dengan Danau di Indonesia, Begini Penjelasan Ahli

Dia menyebutkan, ukuran situs bangunan yang ditemukan di Dusun Sambeng lebih besar daripada situs bangunan di Trowulan. Situs Bangunan di Trowulan hanya berukuran 2x4 meter saja.

"Situs sambeng memiliki bangunan rumah lebih besar ketimbang Trowulan. Kalau ukuran batanya sama yakni tebal 6cm, panjang 28 cm dan lebarnya 18 cm," sebutnya.

Untuk porselen, lanjut Wicaksono, sebagian besar berasal dari Dinasti Ming dan Yuan atau abad 15. Porselen itu ditemukan dalam bentuk pecahan.

"Dari porselen bentuk bangunan dan luasan bangunan kita bisa menduga bahwa dahulu ini merupakan bekas pemukiman kelas menengah ke atas atau Ksatria. Porselen sendiri menggunakan bahan keramik yang notabene diimport dari china," lanjutnya.

Pameran ‘Evolusi Kita’ di House of Sampoerna, Ada 8 Artefak hingga Alat Bertahan Hidup Manusia Purba

Selanjutnya, Wicaksono beserta tim akan melakukan kajian sebaran perkampungan Majapahit di Dusun Sambeng.

"Kami akan mencoba mencari tau sebaran pemukimannya dan seberapa jauh dari area TPA(Tempat Pembuangan Akhir(. Ini menjadi urgent karena kaitannya dengan difungsikannya TPA ini," terangnya.

Halaman
12
Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved