Melukis Berbahan Kain Perca Itu Mudah dan Bisa Dilakukan di Rumah, Begini Caranya

Melukis Berbahan Kain Perca Itu Mudah dan Bisa Dilakukan di Rumah, Begini Caranya

Melukis Berbahan Kain Perca Itu Mudah dan Bisa Dilakukan di Rumah, Begini Caranya
TRIBUNJATIM.COM/HEFTY SUUD
Endang Waliyati menunjukkan lukis menggunakan kain perca karya salah satu muridnya. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Endang Waliyati bersama Ikatan Wanita Pelukis Indonesia (IWPI) Jawa Timur menggelar kegiatan melukis kain perca, Jumat (28/12/2018).

Dalam kegiatan tersebut, Endang memberikan pelatihan melukis menggunakan media kain keras dan perca.

Endang sendiri, sudah mulai melukis menggunakan kain perca sejak tahun 1985.

Diceritakannya, melukis menggunakan kain perca sebenarnya tekniknya sangat mudah, yaitu hanya menggunting dan menempel.

Patung Suroboyo Raksasa di Taman Suroboyo Percantik Wisata Bahari Kenjeran Surabaya

Ikatan Wanita Pelukis Indonesia Adakan Kegiatan Melukis Kain Perca di Taman Budaya Cak Durasim

"Caranya sangat mudah, bisa dikerjakan di mana-mana. Di rumah, kalau sedang nggak ada pekerjaan, ini bisa banget dicoba," ujar Endang.

Pertama, sediakan kain perca berbagai pola dan warna.

Selanjutnya, potong kain perca menjadi bentuk yang diinginkan atau bisa juga urai serabut kainnya.

"Kalau pertama pasti mikir banget, lama-lama terbiasa, tinggal mengalir aja. Saya begitu kalau melukis, mengalir aja," ujar Endang.

Kain-kain perca yang sudah terpotong atau diurai serabutnya, lalu ditempel ke media kain keras atau kanvas.

Ekspresi Kasih Sayang Tanpa Batas Seorang Ibu Melalui Lukisan Dinding Koyak

Endang sangat menyarankan penggunaan lem putih ketimbang lem kuning untuk proses penempelannya.

"Kalau pakai lem kuning hasilnya kurang rapih dan kotor. Jadi saya sangat menyarankan lem putih itu," ujar Endang.

Tambahnya, untuk kain perca yang ditempel pada kain keras, ia menyarankan untuk memberi jarak tepi sekitar 1 cm.

Hal itu, supaya gambar di lukisan tidak terpotong saat dipigura.

"Ini bisa dibuat untuk pajangan atau dijual sebagai souvenir. Saya bisa menjualnya Rp 100 ribu untuk satu lukisan berukuran 10 x 10 cm," ujar Endang.

Penulis: Hefty Suud
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved