Pemuda Pancasila (PP) Pantau Medsos untuk Laporkan Kampanye Gelap yang Serang Jokowi-Ma'ruf Amin

"Kita melihat banyak fitnah, isu PKI, seakan-akan pak Jokowi tidak pro Islam dan yang lain, baik itu berupa meme, karikatur, dan yang lain," ucap Baso

Pemuda Pancasila (PP) Pantau Medsos untuk Laporkan Kampanye Gelap yang Serang Jokowi-Ma'ruf Amin
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Pemuda Pancasila saat ditemui di Kantor MPW PP Provinsi Jatim 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - MPC Pemuda Pancasila (PP) Surabaya menyanggupi intruksi dari MPW PP Provinsi Jatim untuk terus memantau media sosial dan melaporkan jika ada black campaign (kampanye hitam) yang menyerang Capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Teman-teman setiap waktu akan memantau medsos ya, kalau kita temukan pelanggaran kita laporkan ke MPW biar advokat di LPPH ikut melaporkan ke aparat yang berwajib," kata Sekretaris MPC PP Surabaya, Baso Juherman, Kamis (27/12/2018).

Baso Juherman mengatakan MPC PP Kota Surabaya juga mempunyai grup yang berisikan anggota Pemuda Pancasila (PP) yang aktif memantau media sosial 24 jam.

"Kalau kami temukan, walaupun misal pemilik akun itu kami tahu orang beserta alamatnya, akan tetap kami laporkan saka sambil memantau pergerakan mereka," lanjut Baso Juherman.

Pemuda Pancasila Siap Gunakan 23 Ribu Rumah Anggotanya untuk Menangkan Jokowi-Maruf Amin di Jatim

Baso Juherman juga mengungkapkan keprihatinannya karena kampanye hitam yang menyerang Jokowi-Ma'ruf Amin masih banyak ditemukan.

"Kita melihat banyak fitnah, isu PKI, seakan-akan pak Jokowi tidak pro Islam dan yang lain, baik itu berupa meme, karikatur, dan yang lain," ucap Baso Juherman.

Seperti diketahui MPW PP Jatim mengintruksikan kepada kader Pemuda Pancasila (PP) di setiap tingkatan MWP, MPC, PAC ranting dan anak ranting untuk melakukan pengawasan dan pengamatan.

Platform media sosial yang dipantau di antaranya WhatsApp grup, Facebook, Line, Instagram, Twitter, dan media sosial lainnya.

Setiap temuan terhadap konten media sosial yang mendiskreditkan dan membuat agar tidak benar atau hoax terhadap pasangan capres dan cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin.

Selanjutnya akan segera dilakukan koordinasi dan pelaporan langsung kepada MPC pemuda Pancasila (PP) kabupaten kota se-Jatim.

Semua temuan setelah diverifikasi dan di komunikasikan untuk selanjutnya segera dilaporkan ke badan pengawas pemilu di setiap kabupaten kota.

Jaringan Kiai Santri Nasional Gresik Optimistis Jokowi-Maruf Menang 70 Persen Lebih

Setiap bentuk laporan formal harus dikawal oleh semua tingkatan MPW dan MPC.

Caranya melakukan komunikasi dengan terlebih dahulu kepada MPW dan LPPH lalu ke Bawaslu tentang tindak lanjut atas laporan yang sudah diserahkan.

Setiap bentuk temuan di platform media sosial harus dilakukan cek re chek, dan verifikasi terhadap konten ya sehingga yang disampaikan ke Bawaslu tingkat akurasinya tidak diragukan.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved