Rumah Politik Jatim

Begini Tanggapan MS Kaban Soal Desakan Agar Yusril Ihza Mahendra Mundur dari Ketum PBB

Ketua Majelis Syuro DPP Partai Bulan Bintang (PBB) menanggapi hasil forum yang diselenggarakan Dewan Dakwah Indonesia (DDI) Jatim.

Begini Tanggapan MS Kaban Soal Desakan Agar Yusril Ihza Mahendra Mundur dari Ketum PBB
SURYA/BOBBY CONSTANTINE KOLOWAY
Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra, memberikan sambutan pada acara "Konsolidasi Partai dan Pemantapan Caleg Se-Jatim" di Surabaya, Sabtu (24/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ketua Majelis Syuro DPP Partai Bulan Bintang (PBB), MS Kaban menanggapi hasil forum yang diselenggarakan Dewan Dakwah Indonesia (DDI) Jatim bersama Badan Koordinasi Pondok Pesantren Indonesia (BksPPI) yang menginginkan Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra mundur dari jabatannya.

Hal ini menyusul sikap Yusril Ihza Mahendra yang memutuskan untuk menjadi pengacara Capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin.

Padahal baik Kaban dan DDI sebagai salah satu organisasi yang mendirikan PBB sudah memutuskan untuk mendukung Capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga Uno.

Dianggap Menjual Harga Diri Partai, Yusril Ihza Mahendra Dituntut Mundur dari Ketum PBB

PAN Tegaskan Tetap Dukung Prabowo-Sandiaga: Surat Pendiri Partai Tak Lebih dari Obrolan Warung Kopi

Namun begitu, menurut Kaban, Yusril Ihza Mahendra tidak perlu mundur dari jabatannya sebagai Ketum PBB.

"Perbedaan pendapat itu harus tetap dijaga dalam PBB, sekeras apapun perbedaan itu dapat diselesaikan dengan sistem dan mekanisme yang ada di dalam partai," kata Kaban, Minggu (30/12/2018).

Selama ini, lanjut Kaban, dalam internal PBB sangat menjunjung tinggi prinsip musyawarah dalam membuat keputusan dalam perbedaan.

Khofifah Indar Parawansa: Tambahan Suara JKSN untuk Jokowi-Maruf Amin Sangat Signifikan

"Dan ini harus kita tegakkan dan ketika ada perbedaan pilihan dalam Pilpres tidak harus diakhiri dengan muktamar, tapi harus diselesaikan dengan mekanisme partai yang ada, dan saya melihat perbedaan sekarang masih bisa diselesaikan dengan mekanisme tersebut," ucapnya.

Terkait keputusan PBB dalam Pilpres sendiri masih akan ditentukan setelah Rakornas bulan Januari 2019 dan rapat DPP PBB nanti.

"Rakornas itu merupakan forum untuk menampung ide tapi keputusan tertinggi ada dalam rapat DPP termasuk pertimbangan Dewan Syuro," ucapnya.

Projo Kabupaten Gresik Targetkan Kemenangan Jokowi-Maruf Amin hingga 70 Persen di Pilpres 2019

Sandiaga Ngaku Prabowo dan Dirinya Siap Jawab Semua Tuduhan Soal HAM di Debat Capres 2019

Dan sebagai Ketua Dewan Syuro, Kaban mengatakan dirinya sudah mengambil sikap untuk mendukung Prabowo-Sandi dan sudah ia sampaikan ke DPP.

"Hasil ijtima ulama 2 harus didukung oleh PBB karena PBB merupakan partai yang bersama-sama dengan tokoh masyarakat, tokoh Islam negeri, dan para ulama. Bahkan PBB didirikan oleh ormas-ormas Islam yang saat ini mempunyai komitmen yang kuat untuk mensukseskan Prabowo Sandi," pungkasnya.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved