Natal dan Tahun Baru

Ternyata Kembang Api Berwarna Biru Lebih Berbahaya Daripada Warna Lain, Ini Alasannya

"Warna-warna kembang api, dihasilkan dari senyawa logam yang apabila terbakar akan berwarna," tuturnya kepada TribunJatim.com, Senin (31/12/2018).

Ternyata Kembang Api Berwarna Biru Lebih Berbahaya Daripada Warna Lain, Ini Alasannya
ISTIMEWA
Ilustrasi Kembang Api Biru 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Christine Ayu Nurchayanti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tahun baru identik dengan pesta kembang api.

Sama seperti malam tahun baru sebelumnya, pergantian tahun baru 2019 tentu akan menjadi momen spesial bagi yang merayakan.

Tahukah Anda fakta mengenai kembang api yang sering digunakan dalam pesta pergantian tahun?

Ketika meletup di udara, kembang api memancarkan warna yang beraneka ragam.

Antara lain biru, hijau, kuning, merah, ungu, dan oranye.

Diantara warna-warna tersebut, ternyata biru menjadi yang paling berbahaya.

Hal itu disampaikan oleh ahli kimia analitik Universitas Airlangga, Dr rer nat Ganden Supriyanto MSc.

"Warna-warna kembang api, dihasilkan dari senyawa logam yang apabila terbakar akan berwarna," tutur Ganden Supriyanto kepada TribunJatim.com, Senin (31/12/2018).

Pada warna biru, jelasnya, senyawa yang terkandung adalah logam tembaga (Cu).

Malam Tahun Baru Identik dengan Pesta Kembang Api, Dari Mana Asal Warnanya? Berikut Penjelasannya

Halaman
12
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tabloid Rumah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved