Natal dan Tahun Baru

Libur Tahun Baru, Pedagang Taman Hiburan Pantai Kenjeran Surabaya Keluhkan Turunnya Omzet Penjualan

Di momen libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran Surabaya didatangi ribuan wisatawan.

Libur Tahun Baru, Pedagang Taman Hiburan Pantai Kenjeran Surabaya Keluhkan Turunnya Omzet Penjualan
TRIBUNJATIM.COM/CHRISTINE AYU NURCHAYANTI
Sentra oleh-oleh di Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran, Surabaya, Selasa (1/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Christine Ayu Nurchayanti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Di momen libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran Surabaya didatangi ribuan wisatawan.

Namun, para pedagang di Pantai Kenjeran mengeluhkan penurunan omzet penjualan jika dibandingkan tahun lalu.

Endang Kuswati, seorang pedagang menuturkan, pada libur Tahun Baru 2019 kali ini, para pengunjung yang membeli dagangan mereka berkurang dibandingkan libur Tahun Baru 2018.

"Tahun ini sepi, beda seperti tahun kemarin. Kalau tahun kemarin, omzetnya sampai Rp 1 juta," tutur Endang Kuswati (42), Selasa (1/1/2019).

"Tahun ini berkurang, tapi saya belum menghitung pastinya dapat berapa," lanjut pedagang pernak-pernik dan aksesoris ini.

THP Kenjeran Surabaya Jadi Jujugan Libur Tahun Baru, Ribuan Pengunjung Padati Area Bermain

Hal serupa juga diungkapkan Susiyawati (35), pedagang pernak-pernik dan aksesoris lainnta.

Susiyawati mengatakan, pembeli di sentra oleh-oleh tergolong sepi.

"Ini masih longgar, kalau dulu penuh. Tahun kemarin saya bisa dapat Rp 1,5 juta - 2 juta. Sekarang masih dapat 800 ribu," ungkapnya.

Dedik Kurniawan, Koordinator Pendapatan THP Kenjeran mengatakan, memang terjadi penurunan pengunjung dibandingkan dengan libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.

"Kira-kira penurunannya sebesar sekitar 3 persen," tutur Dedik Kurniawan.

Serunya Habiskan Waktu Akhir Pekan di Pantai Kenjeran Lama Surabaya, Ada Pertunjukan Musik Juga Lho!

Untuk faktor penurunannya, belum bisa ditetapkan.

Namun, Dedik Kurniawan menambahkan, kemungkinannya karena adanya peristiwa tsunami Banten dan Lampung, sehingga pengunjung takut berlibur ke pantai.

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved