Sandiaga Uno Anggap Sebutan Pedagang Kaki Lima Berkonotasi Kurang Baik dan Ingin Menggantinya

Sandiaga Uno menganggap sebutan pedagang kaki lima berkonotasi kurang baik. Dia pun ingin menggantinya

Sandiaga Uno Anggap Sebutan Pedagang Kaki Lima Berkonotasi Kurang Baik dan Ingin Menggantinya
TribunJatim.com/ Aqwamit Torik
Sandiaga Uno saat datang ke Surabaya, Selasa (1/1/2019) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aqwamit Torik

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA- Pedagang Kaki Lima menurut Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno merupakan satu di antara tulang punggung dari ekonomi bangsa.

Hal tersebut menurutnya, lebih dari 60 persen ekonomi indonesia berasal dari pedagang kecil.

Berdasarkan hal itu, Sandi Uno ingin mengubah konotasi sebutan Pedagang Kaki Lima yang menurutnya kurang pas menjadi sebutan yang lebih elok.

"Jangan dibilang pedagang kaki lima itu ada konotasi yang kurang baik, saya ganti Pedagang Kecil Mandiri, agar mereka itu dianggap," jelas Sandiaga Uno saat menghadiri dialog Ekonomi di Surabaya, Selasa (1/1/2019).

Hadir di Jawa Timur, Sandiaga Uno Janji Perhatikan Pedagang Kecil Lewat 7 Langkah Pas

Ia mengatakan, justru yang menjadi urat nadi ekonomi Indoensia adalah Pedagang Kecil Mandiri tersebut.

"Karena mereka ini yang justru menjadi urat nadi ekonomi indonesia, karena 60 persen lebih ekonomi kita adalah pengusaha kecil," pungkasnya.

Penulis: Aqwamit Torik
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved