Tak Hiraukan Imbauan BMKG, Nelayan di Pamekasan Tetap Melaut Meski Angin Kencang

Para nelayan di Pantai Branta Pesisir, Desa Branta, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan nekat melaut pada Jumat (4/1/2019) tak peduli kondisi angin kencang

Tak Hiraukan Imbauan BMKG, Nelayan di Pamekasan Tetap Melaut Meski Angin Kencang
TRIBUNMADURA.COM/Kuswanto Ferdian
Para nelayan di Branta Pesisir, Desa Branta, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan yang baru saja datang melaut, Jumat (4/1/2019). 

Seorang nelayan di Pantai Pasisir Branta, Nano (31) mengaku pilih tetap melaut meski sudah diimbau BMKG dan Kapolsek Tlanakan.

Perkara ketinggian gelombang yang naik baginya tidak masalah. Ia mengaku sudah terbiasa menjumpai ombak setinggi 3 meter.

"Bagi saya gelombang tinggi tidak jadi pengaruh untuk takut melaut. Kalau saya tidak melaut, lalu saya dapat penghasilan dari mana?," Ucap Nano.

"Yang terpenting kita juga harus menjaga keselamatan diri, dan juga gak sembarangan melaut karena ada jangkauan nelayan mencari ikan. Maksimal 1,5 mil dari bibir pantai ke laut. Menghindari sampai laut lepas,” ungkapnya.

Dia menyebut, saat hadapi angin kencang di laut, sebaiknya jangan terburu membelokkan kapal. Dan memilih menepi mencari ombak yang stabil.

"Jangan melewati ombak yang beruntun. Jika tidak hati-hati mencari celah ombak, kapal bisa terbalik,” imbuhnya.

Reporter: TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

(Dengar Moa Aeim Bahas Rumor Kepergok di Kamar dengan Lee Jeong Hoon, Hotman Paris: Kejam Banget Ya)

(Update Kasus Artis Endorse Kosmetik Ilegal, OR Belum Bisa Penuhi Panggilan Polda Jatim)

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved