CPNS Mulai Lakukan Pemberkasan, Yang Terbukti Nyaleg Dipastikan Gagal jadi PNS

BKD Jatim menyebut, pasca pemberkasan, peserta CPNS yang lolos akan jalani masa pra jabatan selama 1 tahun ke depan.

CPNS Mulai Lakukan Pemberkasan, Yang Terbukti Nyaleg Dipastikan Gagal jadi PNS
Ilustrasi PNS - Screenshot halaman depan sscn.bkn.go.id 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Selama 1 tahun ke depan, CPNS yang hari ini mulai melakukan pemberkasan akan dilihat kinerjanya sebelum diangkat menjadi PNS.

Selama kurun waktu itu, CPNS akan mengikuti prajabatan. Jika tak lulus selama prajabatan, mereka akan gagal menjadi PNS. 

"Jangan anggap remeh prajab (prajabatan) ini. Jika saat diklat hasilnya tidak mendapatkan nilai sesuai ketentuan akan dinyatakan tidak lulus dan tidak terima SK CPNS," kata Kepala BKD Jatim Anom Surahno, Minggu (6/1/2019).

Berbeda dengan Pemkot Surabaya yang memulai pemberkasan Senin (7/1/2019) besok, Pemprov Jatim memulai pemberkasan Selasa (8/1/2019). 

(Ini Daftar 14 Pemain Dipastikan Bertahan di Persebaya Tahun 2019, Belum Semuanya Teken Kontrak Baru)

(Honorarium PPK di Kabupaten Kediri Dua Bulan Belum Dibayar, Ancam Mogok Kerja)

Pemberkasan berlangsung hingga 14 Januari 2019. Peberkasan ini akan dilangsungkan di Kantor BKD Jatim di Jl Jemur Handayan Surabaya.

Di dalamnya ada Penyerahan berkas dokumen dan surat keterangan dari kepolisian (SKCK), surat keterangan antinarkoba, atau surat keterangan lain.

Hasyim memastikan seluruh dokumen akan dicek. Jika ada CPNS yang kedapatan menjadi anggota parpol, otomatis sesuai ketentuan akan gugur sebagai CPNS.

"Termasuk jika nanti ada CPNS yang melakukan pemberkasan, ada yang kedapatan nyaleg akan gugur. Sebab anggota legislatif otomatis adalah anggota parpol. Kita lihat saja besok," ungkap Anom.

Pemprov Jatim tahun ini telah meluluskan sebanyak 1.971 peserta CPNS. Pemprov mencari formasi sebanyak 2.065 orang. Artinya ada 94 formasi dibiarkan tanpa terisi. 

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved