Hadapi Dua Perkara, Residivis Curanmor dari Trenggalek Ini Juga Cabuli Remaja Berkali-Kali

Hadapi Dua Perkara, Residivis Curanmor dari Trenggalek Ini Juga Cabuli Remaja Berkali-Kali.

Hadapi Dua Perkara, Residivis Curanmor dari Trenggalek Ini Juga Cabuli Remaja Berkali-Kali
surya/david yohanes
Kapolres Trenggalek, AKBP Didit BWS menunjukkan barang bukti kejahatan Wawan, pelaku curanmor asal Desa Dompyong, Kecamatan Bendungan. Pelaku ternyata juga mencabuli anak. 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Anggota Satreskrim Polres Trenggalek telah menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor, Eko Prasetyo alias Wawan (22).

Terakhir Wawan mencuri dua motor di Desa Semurup, Kecamatan Bendungan.

Namun selain curanmor, ternyata Wawan juga melakukan pidana pencabulan terhadap remaja usia 14 tahun, sebut saja Mawar.

Curi Motor di Dua Lokasi, Residivis Curanmor dari Trenggalek Ini Ditangkap di Blitar

Menurut Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo S, orang tua korban telah melapor ke Polres Trenggalek.

“Menurut orang tua korban, pencabulan itu terjadi pada saat Tahun Baru, Selasa (1/1/2019) lalu,” terang Didit, Selasa (8/1/2019).

Polisi telah menyita barang bukti pencabulan yang dilakukan Wawan, berupa kaus lengan panjang dan celana jin milik korban.

Beri Santunan Korban Air Terjun Jurug Gue, Pemkab Trenggalek: Wisata Itu Belum Resmi Dikelola

Selain itu ponsel milik Wawan juga disita penyidik.

Dari alat komunikasi itu, polisi menemukan bukti percakapan Wawan dengan korban.

Sebelumnya, orang tua korban Mawar telah melapor, karena anaknya dibawa kabur ke Polsek Bendungan.

Dari barang bukti dan saksi-saksi serta korban membuktikan, Wawan pernah mencabuli Mawar.

Saat diinterogasi, Wawan juga mengakui telah mencabuli Mawar.

“Modusnya dia melakukan bujuk rayu akan menikahi korban. Tersangka kemudian mencabuli korban berulang kali,” ungkap Didit.

Wawan pun harus menghadapi dua perkara sekaligus, curanmor dan pencabulan terhadap anak.

Ia akan dijerat pasal 81 ayat 2 Undang-undang Nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Penulis: David Yohanes
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved