Sejak Jembatan Ngujang 2 Beroperasi, Penyeberangan Perahu Sungai Brantas Tulungagung Sepi Penumpang

Sejak Jembatan Ngujang 2 Beroperasi, Penyeberangan Perahu Sungai Brantas Tulungagung Sepi Penumpang.

Sejak Jembatan Ngujang 2 Beroperasi, Penyeberangan Perahu Sungai Brantas Tulungagung Sepi Penumpang
SURYA/DAVID YOHANES
Agus Nur Cholis tengah menjalankan perahu penyeberangan miliknya di Tulungagung. 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Agus Nur Cholis (55) terburu-buru berlari ke perahunya, saat melihat empat pemotor akan menyeberang Sungai Brantas.

Perahu penyeberangan milik Agus menghubungkan Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru dan Desa Bulusari, Kecamatan Sumbergempol.

Sebentar kemudian empat motor itu sudah di atas dek, dan perahu mulai bergerak menyeberangi sungai.

"Tadi saya tinggal mancing sama cari rumput," ucap Agus mengawali pembicaraan, Rabu (9/1/2019).

Pemberkasan CPNS Dimulai, Pemohon SKCK di Polres Tulungagung Membludak

Agus berkisah, penumpang perahu penyeberangannya sepi, sejak Jembatan Ngujang 2 mulai dioperasikan.

Jarak lokasi operasional perahunya dengan jembatan ini memang dekat, sekitar 150 meter.

Akibatnya pemotor yang biasa menggunakan jasa penyeberangan, pindah menggunakan jembatan ini.

"Kalau kondisi normal nonstop, tidak mungkin bisa ditinggal mancing atau cari rumput," ungkap Agus.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung Berganti, Kasus Pembunuhan Suami Istri di Campurdarat Jadi Atensi

Sebelum Jembatan Ngujang 2 beroperasi 1 Januari 2019 lalu, dari pagi hingga siang Agus melayani 30 hingga 40 penumpang.

Namun saat ditemui Rabu (9/1/2019) pukul 11.49 WIB, Agus mengaku baru dua kali menyeberangkan penumpang.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved