Merasa Tidak Didengar Tri Rismaharini, Warga Bulak Banteng Bandarejo Ancam Lapor ke Jokowi

Polemik masalah tanah di RW 3 Bulak Banteng Bandarejo Kelurahan Bulak Banteng Kenjeran di RT 1, 2, 3 hingga saat ini belum ada titik temu

Merasa Tidak Didengar Tri Rismaharini, Warga Bulak Banteng Bandarejo Ancam Lapor ke Jokowi
SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Ratusan warga Bulak Banteng Bandarejo kembali melakukan demonstrasi di depan kantor DPRD kota Surabaya, Jumat (11/1/2019) 

Dalam rapat dengar tersebut juga hadir pihak dari Lantamal V yaitu Eko K yang merupakan Bagian Hukum dari Lantamal V.

Tim Lantamal V mengikuti rapat dengar pendapat dengan DPRD Kota Surabaya terkait persoalan sengketa tanah di kawasan Bulak.
Tim Lantamal V mengikuti rapat dengar pendapat dengan DPRD Kota Surabaya terkait persoalan sengketa tanah di kawasan Bulak. (tribunjatim.com/fatimatuz zahro)

Namun sayangnya hearing tersebut tidak bisa dilanjutkan karena sejumlah pihak yang datang dalam hiring tidak memiliki kapasitas untuk mengambil keputusan sehingga terjadi deadlock.

Sebelumnya, pada 6 Agustus 2018, Komandan Lantamal V TNI AL Laksma Edwin saat dikonfirmasi mengaku tidak kaget dengan upaya warga mengadu ke DPRD. Persoalan sengketa lahan ini masalaah klasik dan sudah sampai ke DPR Pusat.

Persoalan bermula saat warga yang menempati lahan itu harus relokasi karena lahan tersebut  pertahanan militer. Namun pada 1954 mereka gagal direlokasi hingga saat ini.

Edwin berani memastikan sesuai peta bahwa Bandarejo masuk basis pertahanan TNI AL.

 "Saat ini yang dibutuhkan adalah solusi terbaik untuk dua belah pihak. Sebenarnya Sudah ada solusi Pemprov Jatim siap bangunkan bangunannya. Namun lahan disediakan pemkot. Tapi Pemkot selalu menghindar," kata Edwin.

Saat ini memang TNI AL perlahan membatasi perkembangan kampung Bandarejo. Edwin menyebut warga yang ada cukup 200 KK. Bangunan juga dibatasi dulu. Jika ada yang mau bangun rumah di luar 200 KK dilarang.  

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved