Dibekuk Polsek Simokerto, Nelayan Kenjeran Surabaya Mengaku Nyabu sebelum Melaut untuk Doping

Bejo (29) dan Syaifudin (22) tak bisa kembali melaut setelah ditangkap polisi dan masuk bui lantaran kasus narkoba.

Dibekuk Polsek Simokerto, Nelayan Kenjeran Surabaya Mengaku Nyabu sebelum Melaut untuk Doping
Ilustrasi sabu 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bejo (29) dan Syaifudin (22) tak bisa kembali melaut setelah ditangkap polisi dan masuk bui lantaran kasus narkoba.

Kedua pria asal Kalisasi Timur Surabaya ini mengaku kerap menggunakan sabu sebelum melaut.

Bejo beralasan, saat memakai narkoba, dirinya tidak mudah mengantuk dan jarang sakit saat bekerja di tengah laut.

"Untuk kerja nelayan di Kenjeran. Biar sehat saja, jarang sakit," kata Bejo, Rabu (16/1/2019).

Info Terbaru Mantan Ketua DPRD Surabaya Wisnu Wardhana Sudah Dipindahkan ke Rutan Salemba

Mantan Pemain Bali United & Celebest FC Ikuti Trial Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo

Biasanya, Bejo dan rekannya mengisap sabu sebelum berangkat melaut.

Hal itu kerap ia lakulan seminggu dua kali.

"Satu minggu dua kali, tapi jarang. Sebelum berangkat, makek dulu tapi tidak pakai di kapal, di rumah diam-diam," tambah Bejo.

Syaifudin hanya mengangguk turut membenarkan pengakuan rekannya.

Gunakan Lift Kursi, Wali Kota Surabaya Kelakar: Aku Yang Bikin Aku Yang Gunakan

Beda Pendapat dengan Andik Vermansah, Evan Dimas Pilih Tetap Bermain Jika Bertemu Persebaya

Ia juga mengaku membeli sabu dari hasil tangkapan ikan.

Halaman
12
Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved