Terkait Laporan Kasus Dugaan Pelecehan Lembaga DPRD Kota Blitar, Polisi Minta Pendapat Ahli Bahasa

Polres Blitar Kota menindaklanjuti laporan DPRD Kota Blitar soal kasus dugaan pelecehan lembaga negara yang dilakukan pengacara karaoke Maxi Brillian.

Terkait Laporan Kasus Dugaan Pelecehan Lembaga DPRD Kota Blitar, Polisi Minta Pendapat Ahli Bahasa
ISTIMEWA
Tim dari Polres Blitar Kota bertemu dengan perwakilan anggota DPRD Kota Blitar untuk berkoordinasi terkait laporan kasus dugaan pelecehan lembaga negara di kantor DPRD Kota Blitar, Selasa (15/1/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Satreskrim Polres Blitar Kota mulai menindaklanjuti laporan dari DPRD Kota Blitar terkait kasus dugaan pelecehan lembaga negara yang dilakukan kuasa hukum Karaoke Maxi Brillian, Supriarno.

Polisi mulai mengumpulkan bukti-bukti dengan meminta keterangan kepada sejumlah anggota dewan.

"Satreskrim sudah membentuk tim untuk menangani laporan itu. Kemarin, tim sudah terjun ke dewan untuk berkoordinasi," kata Kasubag Humas Polres Blitar Kota, Ipda Dodit Prasetyo, Rabu (16/1/2019).

Dodit mengatakan, selain berkoordinasi dengan dewan, polisi juga akan mengkaji barang bukti video rekaman aksi demo soal tempat hiburan dari perwakikan pekerja Karaoke Maxi Brillian di gedung DPRD Kota Blitar.

Barang bukti video itu yang diserahkan dewan ke polisi saat melapor.

Gegara Disebut Tak Pancasilais Pada Demo Karaoke Maxi Brillian, Anggota Dewan Blitar Lapor ke Polisi

Dalam video itu terdapat pernyataan dari kuasa hukum Karaoke Maxi Brillian, Supriarno yang menyebutkan DPRD Kota Blitar tidak Pancasilais.

Dewan menganggap pernyataan kuasa hukum Maxi Brillian itu melecehkan lembaga negara.

"Kami akan meminta pendapat ahli bahasa soal pernyataan terlapor yang ada di rekaman video. Selain itu, kami juga akan meminta pendapat dari ahli hukum," ujar Dodit.

Puluhan Pendemo Karaoke Maxi Brillian Sebut Rekom Tak Pancasialis, Anggota Dewan Kota Blitar Emosi

Saat disinggung apakah terlapor juga sudah dimintai keterangan, Dodit menyatakan belum.

Saat ini, polisi masih mengumpulkan bukti-bukti dari dewan untuk melengkapi laporannya.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Ani Susanti
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved