Aspal Jalan Gubeng Surabaya Sisi Barat Sempat Retak Lagi, Ada Lubang yang Belum Tertutup

Kondisi Jalan Gubeng pasca perbaikan terlihat padat kendaraan. Ini karena hanya dua jalur jalan di sisi timur yang diifungsikan.

Aspal Jalan Gubeng Surabaya Sisi Barat Sempat Retak Lagi, Ada Lubang yang Belum Tertutup
Istimewa
Jalan Gubeng Sisi Barat Retak Lagi - foto kiriman Wahyu P Kuswanda, Humas Tim Mitigasi Kelongsoran Jalan Raya Gubeng Surabaya 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kondisi Jalan Gubeng pasca perbaikan terlihat padat kendaraan. Ini karena hanya dua jalur jalan di sisi timur yang diifungsikan. 

Dua lajur lain di sisi barat, masih belum berfungsi mengingat galian basement yang menyebabkan kelongsoran jalan, belum tertutup sempurna.

Wahyu P Kuswanda, Humas Tim Mitigasi Kelongsoran Jalan Raya Gubeng Surabaya mengatakan, Jalan Gubeng sisi Barat yang sudah beraspal itu sempat retak lagi.

"Bahaya, untuk itu Komite Keselamatan Konstruksi memohon kepada Menteri PUPR menyurati pihak terkait, agar segera dilakukan pengurukan kembali galian basement. Termasuk pengurukan pada area barang bukti 5 meter kali 5 meter," tegasnya, Jumat (18/1/2019) saat dikonfirmasi Surya.co.id.

(Dua Pasien di Kabupaten Madiun Meninggal Akibat DBD, Dinkes Lakukan Fogging di 40 Titik Lokasi)

(Polisi Menangkap Pembunuh Wanita di Dalam Tong di Romokalisari Surabaya, Pelakunya 2 Orang)

Komite Keselamatan Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui surat Nomor : Bk.0303-Dk/17 sudah mengirimkan rekomendasi kepada PT Nusa Konstruksi Enjiniring (NKE) Tbk, soal pengurukan tertanggal 11 Januari 2019 lalu.

Sementara penggalian tanah untuk kepentingan mencari barang bukti dapat dilakukan jika kestabilan tanah telah tercapai.

"Dari sudut pandang Tim Mitigasi, secara teknis rencana penggalian tanah tersebut berpotensi mereduksi stabilitas badan jalan hasil rekonstruksi Jalan Raya Gubeng Surabaya yang telah selesai dikerjakan. Sekaligus mereduksi stabilitas dinding penahan tanah sisi selatan galian basement," terangnya soal sebab keretakan jalan Gubeng sisi Barat.

Reporter: Surya/Pipit Maulidya

(Dua Pasien di Kabupaten Madiun Meninggal Akibat DBD, Dinkes Lakukan Fogging di 40 Titik Lokasi)

(Hari Pertama Hansamu Yama Latihan Bareng Persebaya Dikomentari Bejo Sugiantoro: Pilihan Terbaik)

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved