Breaking News:

Pasien Demam Berdarah di RSUD Dr Koesma Tuban Didominasi Anak-anak, 2 Orang Masih Tahap Pemulihan

Di RSUD Dr Koesma Tuban, mulai memasuki musim penghujan awal Januari, setidaknya sudah ada 35 pasien DBD, yang didominasi anak-anak.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Ani Susanti
SURYA/M SUDARSONO
Direktur RSUD Dr Koesma Tuban, Saiful Hadi saat mengecek pasien demam berdarah, Jumat (18/1/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Demam Berdarah Dengeu (DB) kini tengah menjangkit anak-anak maupun orang dewasa di Tuban.

Di RSUD Dr Koesma Tuban, mulai memasuki musim penghujan awal Januari, setidaknya sudah ada 35 pasien DBD, yang didominasi anak-anak.

Namun sebanyak 33 pasien sudah dinyatakan sehat dan tinggal dua yang masih dirawat.

Dua yang masih dirawat masih usia anak-anak.

Direktur RSUD Dr Koesma Tuban, Saiful Hadi mengatakan, dua anak yang kini masih dirawat adalah Istiani (12) asal Sidoharjo, Kecamatan Bangilan, dan Arsyila Azkadina R (2) asal Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Tuban.

RSUD Dr Koesma Tuban Tangani 35 Pasien Demam Berdarah, Dua Anak-anak Masih Dirawat

Keduanya kini sedang masa pemulihan karena penyakit DBD yang menjangkitnya dalam kurun waktu sekitar satu minggu terakhir.

"Tinggal dua anak, Istiana dan Arsyila, yang Arsyila ini masih balita," ujar Saiful Hadi saat mengecek pasien, Jumat (18/1/2019).

Didampingi ibunya, Kanipah, Istiana masih terkulai lemas dengan infus di tangan kirinya.

Dia hanya tampak memandang petugas medis yang datang dan berbicara dengan ibunya.

Menurut Kanipah, sebelum dibawa ke RSUD Dr Koesma, putrinya lebih dulu mendapat perawatan di puskesmas sehari, karena demam yang cukup tinggi.

Lalu karena dirasa memerlukan penanganan ekstra, akhirnya siswa kelas 6 SD itu segera dirujuk di rumah sakit berplat merah.

"Sakitnya sudah satu minggu, mulai jumat lalu, ini sedang tahap pemulihan," ungkap sang Ibu yang berharap putrinya agar lekas sembuh.

2 Pekan Pertama 2019, 82 Warga Blitar Kena Demam Berdarah, Dokter: Anak Kecil Demam Jangan Dibiarkan

Sementara itu, Arsyila yang masih berumur dua tahun lebih itu terlihat menangis saat petugas datang untuk mengecek kondisinya.

Sesekali dia mengisyaratkan untuk dipeluk ayahnya yang menjaganya, hingga akhirnya gadis kecil itu ditenangkan Ibunya.

"Arsyila ini sudah dirawat lima hari, dia langsung di RSUD tanpa melalui Puskesmas," terang seorang petugas yang ada di ruangan.(nok)

5 Fakta Terkini Pembunuhan Wanita Dalam Tong di Surabaya, Pengakuan Sakit Hati Pelaku dan Kronologi

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved