Pasca Sidang Terdakwa Penyuap Wali Kota Pasuruan, Hakim: Saudara Gentle dan Jujur

Baqir terlihat santai mendengarkan dan menjawab setiap pertanyaan yang dilontarkan JPU KPK, Hendry Sianipar.

Pasca Sidang Terdakwa Penyuap Wali Kota Pasuruan, Hakim: Saudara Gentle dan Jujur
TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Terdakwa penyuap dari pihak kontraktor bernama Muhammad Baqir (31) duduk di kursi pesakitan, dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan Tahun Anggaran 2018, di Ruang Cakra, Pengadilan Tipikor Surabaya, pada Senin (21/1/2019) siang. 

"Terima kasih yang mulia," jawab Baqir sebelum sidang usai.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Setiyono telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait kasus dugaan suap di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan.

Setiyono diduga menerima hadiah terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2018.

Kronologi Pembunuhan 2 Pria di Pasuruan, Tersangka Ternyata Dukun dan Cekoki Korban Pakai Potas

Sidang Kasus Dugaan Pungli Segera Digelar, Mantan Kasi Dinas ESDM Jatim Ditahan di Rutan Kejati

Dalam kasus ini, diduga sejak awal telah ada kesepakatan bila Setiyono akan memperoleh jatah fee sekitar 10 persen dari nilai proyek senilai Rp 2,2 miliar yang hendak dikerjakan Baqir.

Proyek tersebut digadang-gadang berkaitan dengan proyek belanja modal gedung dan bangunan pengembangan pusat layanan usaha terpadu pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro di Pemkot Pasuruan.

Tak hanya Setiyono dan Baqir, KPK juga menetapkan dua orang lainnya sebagai tersangka, yaitu staf Kelurahan Purutrejo, Wahyu Tri Hardianto dan staf ahli sekaligus pelaksana harian Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Pasuruan, Dwi Fitri Nurcahyo.

Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved