Penyidikan Kasus Korupsi P2SEM Terancam Dihentikan, Kejati Jatim Masih Kesulitan Tetapkan Tersangka

Penyidikan kasus dugaan korupsi dana hibah P2SEM terancam SP3 atau dihentikan. Ini kata Kejati Jatim.

Penyidikan Kasus Korupsi P2SEM Terancam Dihentikan, Kejati Jatim Masih Kesulitan Tetapkan Tersangka
Ilustrasi korupsi 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Penyidikan kasus dugaan korupsi dana hibah P2SEM terancam SP3 atau dihentikan.

Kepala Kejati Jatim, Sunarta menjelaskan, hasil audit dari PPATK terkait yang diperoleh pihaknya tak juga membuat terang penyidikan kasus ini.

Sunarta menuturkan, kendati pihaknya sudah menerima hasil audit dari PPATK, ia menyatakan penyidik Pidsus Kejati Jatim masih saja tetap ‘sulit’ menemukan pihak yang bertanggungjawab atau tersangka dalam kasus korupsi berjamaah itu.

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan kasus itu bakal SP3.

“Kami harus berani. Kami harus sikapi kasus ini, jika memang tak bisa, ya harus berhenti," jelas Sunarta, Minggu (20/1/2019).

Kejati Jatim Masih Petakan Pemilik Rekening Dana P2SEM, Sebut Pemilk Rekening Punya Aliran Dana Lain

Sunarta mengimbuhkan, hal tersebut diperparah dengan meninggalnya saksi kunci, dr Bagoes Soetjipto Soelyoadikoesoemo pada Kamis (20/12/2018) lalu di Lapas Kelas I Surabaya.

Meski begitu, lanjut Sunarta, ia menyatakan pihaknya akan tetap berusaha melakukan penyidikan kasus tersebut

Sunarta ingin pihaknya memberi kepastian hukum dan keadilan dalam setiap kasus yang ditangani.

“Kami tetap menjaga keadilan dan kepastian hukum, kalau memang masih bisa, ya terus maju, tetapi kalau tidak bisa ya harus berhenti,” imbuhnya.

Kombinasi Audit PPATK dan Keterangan dr Bagoes, Kejati Jatim Segera Panggil Pemilik Rekening P2SEM

Halaman
12
Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved