Terdakwa Korupsi Anggota DPRD Kota Malang Ramai-ramai Bantah Saksi, Jaksa: Kami Siapkan Kejutan

12 terdakwa mantan DPRD Kota Malang menjalani sidang dakwaan di PN Tipikor Surabaya di Sidoarjo pada Senin (21/1/2019).

TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Sidang dengan agenda dakwaan 12 mantan Anggota DPRD Kota Malang di Pengadilan Tipikor Surabaya pada Senin (21/1/2019) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - 12 terdakwa mantan DPRD Kota Malang menjalani sidang dakwaan di PN Tipikor Surabaya di Sidoarjo pada Senin (21/1/2019).

kedua belasnya yakni, Asia Iriani (50), Indra Tjahyono (56), Bambang Triyoso (49), Ribut Harianto (54), Diana Yanti (37), Afdhal Fauza (53), Syamsul Fajrih (29), Imam Ghozali (57), Mohammad Fadli (39), Sugiarto, Ambarsari, dan Hadi Susanto. 

Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Dede Suryaman dan JPU KPK, Arief Suhermanto itu berlangsung lebih cepat dibanding sidang jilid pertama yang dihadiri 18 terdakwa dan jilid dua yang dihadiri 10 terdakwa mantan anggota DPRD Kota Malang.

Hampir seluruh terdakwa kali ini membantah keterangan dari saksi yang dihadirkan JPU KPK, yakni Subur Triono.

(Bina Wirausahawan Baru, Dinas Koperasi dan UKM Kota Malang Luncukan Klinik Bisnis Mobile)

(12 Mantan Aggota DPRD Kota Malang Sidang di Pengadilan Tipikor, Terdakwa Bantah Terima Rp 100 Juta)

Subur Triono yang merupakan anggota DPRD Kota Malang dari fraksi PAN itu menyebut seluruh anggota menerima uang suap dari mantan awali kota Malang.

Sayangnya, Subur tak menjelaskan secara detail terkait sistematis pembagian uang suap yang dimaksudnya itu.

Jaksa Arief menyampaikan, pihaknya sengaja menghadirkan kembali beberapa saksi yang sudah tampil di sidang-sidang sebelumnya.

Arief mengaku, masih ada keterkaitan satu sama lain dalam keterangan beberapa saksi yang dihadirkan pihaknya kendati sidang itu dibagi menjadi tiga sesi.

"Ada dari pihak eksekutif dan juga dari Kepala Dinas PU serta bendahara, lalu ada juga Kepala Bidang PU serta satu anggota dewan," beber Arief kepada TribunJatim.com, Senin (21/1/2019).

(Bina Wirausahawan Baru, Dinas Koperasi dan UKM Kota Malang Luncukan Klinik Bisnis Mobile)

(Ruben Sanadi Temukan Sisi Positif Mundurnya Jadwal Persinga Ngawi vs Persebaya)

Arief menyebut para terdakwa yang ramai-ramai memberikan bantahan bukan suatu masalah.

Ia mengaku telah menggenggam sejumlah bukti dan keterangan saksi yang akan disampaikan dalam sidang selanjutnya.

"Keterangan para saksi itu mendukung dakwaan kami, walaupun di tengah persidangan ada juga bantahan-bantahan dari para terdakwa," sambungnya kemudian merapikan berkas di mejanya.

Arief menegaskan, dalam sidang pekan depan, ia mengaku telah mempersiapkan kejutan lain, mulai dari bukti, saksi, dan sejumlah fakta yang hendak disampaikan di sidang yang akan berlangsung pada Kamis (24/1/2019) depan.

(Jaringan OYO Hotels Indonesia Bakal Buka di Surabaya Minggu Ini!)

(4 Jam, Artis Selegram Aldiena Cena Jalani Pemeriksaan Sebagai Saksi Kasus Prostitusi Online)

Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved