Diduga Sakit Jantungnya Kumat, Pria Pakisaji Malang Ini Tewas di Tempat Kerjanya

Diduga karena sakit yang terus menggerogoti kesehatan tubuhnya, Huna warga Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, harus menemui ajalny

Diduga Sakit Jantungnya Kumat, Pria Pakisaji Malang Ini Tewas di Tempat Kerjanya
istimewa
Petugas mengevakuasi tubuh Huna warga Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang yang tewas di depan kamar mandi tempat kerjanya, Kamis (24/1/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Diduga karena sakit yang terus menggerogoti kesehatan tubuhnya, Huna warga Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, harus menemui ajalnya ketika sedang bekerja.

Kala itu, jasad pria berusia 64 tahun yang merupakan pekerja di gudang PT Pangan Agro Lestari Jalan Kebonagung, Pakisaji, Kabupaten Malang ini ditemukan di depan kamar mandi gudang.

Kanitreskrim Polsek Pakisaji, Ipda S Budi Santoso menjelaskan, pihaknya menduga korban meninggal karena sakit yang dideritanya selama ini. Kabarnya, korban punya riwayat penyakit jantung.

Namun untuk memastikan penyebab meninggalnya korban, petugas kepolisian langsung membawa korban ke RSSA Malang.

"Jenazah langsung dibawa ke RSSA Malang," ujar Budi ketika dikonfirmasi Tribunjatim.com, Kamis (24/1/2019).

Sambangi Kabupaten Gresik, AHY Promosikan Caleg Dongkrak Suara Demokrat 15 %

Polres Jember Serahkan Motor ke Pemilik

Divonis 5 Tahun atas Kasus Suap, Wali Kota Blitar Nonaktif Samanhudi Anwar Mengaku Pikir-pikir

Berdasarkan informasi yang didapat, korban sehari-hari memang tinggal di gudang perusahaan tempat ia bekerja. Diketahui gudang itu dimiliki oleh saudaranya.

Agus Setya, salah satu staf karyawan menjelaskan, setiap pagi korban bertugas membuka pintu gudang dan kantor. Agus kemudian mengecek lewat jendela samping. Saat itu juga korban tewas dengan posisi terlentang.

Di sisi lain, anggota Bhabinkamtibmas Desa Kebonagung, Pakisaji, Aiptu Suryanto menuturkan, ada kemungkinan korban tewas saat usai mandi di kamar mandi.

"Kemudian sakitnya kambuh sehingga meninggal dunia," beber Suryanto. (ew/TribunJatim.com).

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved