Polres Sampang Mulai Penyelidikan Ambruknya Puskesmas Baru di Torjun

Polres Sampang mulai lakukan penyelidikan terkait ambruknya bangunan baru Puskemas Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang.

Polres Sampang Mulai Penyelidikan Ambruknya Puskesmas Baru di Torjun
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Kondisi Puskesmas Torjun saat Polres Sampang sudah memasang garis polisi, kamis (24/1/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Polres Sampang mulai lakukan penyelidikan terkait ambruknya bangunan baru Puskemas Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang.

Terdapat garis polisi bewarna kuning bertuliskan dilarang melintas garis polisi, mengelilingi bangunan yang tidak memiliki atap tersebut pada Kamis (24/1/2019)

Tampak tidak ada satu orang pun yang berada di dalam bangunan kecuali petugas polisi yang mondar-mandir sekilas untuk mengamankan.

Kapolres Sampang AKBP Budhi Wardiman melalui Kasat Reskrim AKP Hery Kusnanto mengatakan bahwa Polres Sampang memasang garis polisi mulai dari kemarin.

(Hasil Survei Pusad UM Surabaya, Kurang dari 2 Persen Masyarakat Jawa Timur yang Tolak Politik Uang)

(Wakil Wali Kota Malang Minta Sekolah Lapor ke Dispendukcapil Bila Ada Siswa yang Sudah 17 Tahun)

"Kita tidak mau satu orang pun nantinya yang masuk pada bangunan tersebut, kami akan melarang keras siapa saja yang mendekat ke lokasi selama proses penyelidikan," ujarnya.

Polres Sampang sudah mengambil bukti reruntuhan material bangunan yang nantinya mereka jadikan sample untuk bahan penyelidikan.

"Ketika nantinya kita sudah mendapatkan hasil, pastinya akan kita informasikan kepada publik," tutupnya.

Reporter: TribunMadura.com, Hanggara Pratama

(Hasil Survei Pusad UM Surabaya, Kurang dari 2 Persen Masyarakat Jawa Timur yang Tolak Politik Uang)

(Divonis 5 Tahun atas Kasus Suap, Wali Kota Blitar Nonaktif Samanhudi Anwar Mengaku Pikir-pikir)

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved