Rumah Politik Jatim

Cerita Lengkap Wabup Trenggalek Soal Kepergiannya ke London hingga Dikabarkan Hilang, 'Saya Belajar'

Wakil Bupati Trenggalek, Muhammad Nur Arifin atau Gus Ipin menjadi pembicara diskusi di rumah HOS Tjokroaminoto, Jalan Peneleh 29-31 Surabaya, Sabtu.

Cerita Lengkap Wabup Trenggalek Soal Kepergiannya ke London hingga Dikabarkan Hilang, 'Saya Belajar'
SURYA/PIPIT MAULIDIYA
Wabup Trenggalek, Gus Ipin (baju merah) saat menjadi pembicara diskusi bersama Seno Bagaskoro, Ketua Aliansi Pelajar Surabaya di rumah HOS Tjokroaminoto, Jalan Peneleh 29-31 Surabaya, Sabtu (26/1/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Wakil Bupati Trenggalek, Muhammad Nur Arifin atau Gus Ipin menjadi pembicara diskusi bersama Seno Bagaskoro, Ketua Aliansi Pelajar Surabaya di rumah HOS Tjokroaminoto, Jalan Peneleh 29-31 Surabaya, Sabtu (26/1/2019).

Seusai membawakan materi bertajuk Indonesia Super Power 2045, Wabup Trenggalek Gus Ipin mendapatkan pertanyaan dari seorang audien, terkait kepergiannya ke luar negeri hingga dikabarkan hilang beberapa waktu lalu.

Sedikit melenceng dari tema diskusi, namun Gus Ipin memberikan alasannya.

"Saya di sini bukan klarifikasi atas berita yang sudah beredar di media sosial, saya diam karena saya salah. Kedua saya merasa bahwa itu urusan rumah tangga birokrasi," kata Gus Ipin.

"Kenapa saya nggak izin? Saya diundang kampus di London, saya sudah katakan mengundangnya jangan saat saya jadi bupati, karena saya punya waktu 2 tahun aja. Saya ingin jadi bupati tidak sibuk untuk urusan itu," tambahnya.

Wabup Trenggalek Hilang Beberapa Hari, SCG Nilai Terkait Dengan Intervensi Penunjukan Wabup Baru

Gus Ipin menjelaskan, untuk itu akhirnya, universitas di London, Inggris yang mengundangnya memutuskan memajukan acara, sehingga terkesan tergesa-gesa.

Sementara itu, izin kepergian tak bisa mendadak dan harus 18 hari sebelumnya.

Gus Ipin mengaku memang tidak mengajukan izin, karena acara maju dan tiket pesawat serta semua keperluan sudah siap,

"Saya sudah hadir, karena sudah tertulis di sana. Saya belajar saja. Saya nggak mau kehilangan momen ketemu orang hebat di sana, karena kebanyakan orang-orang hebat asal Indonesia itu tidak mau pulang karena merasa tidak diapresiasi di negaranya," jelas Gus Ipin.

Dikabarkan Menghilang, Wabup Trenggalek Beri Klarifikasi, Minta Maaf karena Dikhawatirkan Diculik

Di sana, dia bertemu para ilmuwan lulusan universitas Internasional terkenal, seperti Sorbonne dan Munchen.

Gus Ipin berencana akan menemukan mereka dengan anak-anak Trenggalek yang juara bikin robot.

"Bayangin ketemu anak-anak gitu kalau nggal kepakai. Ide-ide saya yang mahasiswa DO nggak nyandak. Saya fokusnya tidak mau kehilangan momen untuk bertemu mereka yang hebat, makanya tetap berangkat. Saya nggak bersuara karena ini urusan rumah tangga birokrasi," tambahnya.

Alasan itu juga yang membuat Gus Ipin tetap berangkat meski tidak dapat uang saku dinas, dia memilih untuk menggunakan uangnya pribadi.

"Saya nggak bisa mengulang momen itu. Kalau ke luar negeri pakai uang saku, mending saya pakai uang sendiri biar nggak ketinggalan momen," tegasnya.

Soal Isu Penunjukan Wabup Trenggalek yang Sebabkan Ipin Hilang, Pakde Karwo: Sudah Ada Aturannya

Gus Ipin berpesan kepada audien, jika masuk masuk politik jangan gampang baperan.

Menurutnya, semua itu mengandung oportunity, justru mendapatkan perlakuan baik itu adalah ancaman.

"Saya salah, ini bukan contoh yang baik. Sekarang sudah diproses di kementerian. Jangan ditulis sebagai bentuk klarifikasi ya," guraunya. (Pipit Maulidiya)

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Ani Susanti
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved